Selingkuhan istri di culik dan di jebak narkoba

Bagikan Berita ini!

images

 

CAKUNG – LIDIK.NET – Maksud hati ingin memberi pelajaran kepada AW (28), Sos (40) malah harus berurusan dengan polisi.

Ia terbukti telah menculik dan melakukan penganiayaan terhadap pria yang menjadiselingkuhan istrinya, IW (26).

Tidak hanya itu, pelaku juga menjebak korban seolah-olah pengguna dan pemilik narkoba.

Kapolsek Cakung Kompol Armunanto Hutahaean mengatakan peristiwa bermula saat pelaku mencium adanya aroma perselingkuhan antara istri yang dinikahi pada tahun 2013 itu dengan AW.

Ia pun memutar otak untuk memberinya pelajaran dengan cara menculik dan mengeroyoknya hingga babak belur.

“Pada tanggal 15 (Agustus) pagi, AW dengan IW. Lalu bersama temannya yang berinisial B, Sos membawanya masuk ke dalam mobil taksi. Ketika di dalam mobil, istrinya itu diminta bertemu dengan AW,” ungkapnya di Mapolsek Cakung, Jakarta Timur, Rabu (24/8).

Namun ketika itu IW tidak bersedia menuruti permintaan suaminya tersebut.
Alhasil pelaku melakukan penganiayaan terhadap istrinya itu hingga babak belur.

IW yang tidak kuat menahan sakit, akhirnya bersedia menuruti permintaan pelaku untuk bertemu dengan korban.

“IW akhirnya menelepon korban dan mereka janjian untuk bertemu di Rumah Susun Griya Tipar Cakung, Jakarta Timur,” katanya

Sebelum tiba di lokasi yang telah ditentukan, Intan bersama pelaku dan temannya yang berinisial B bergerak menuju pom bensin yang berada di kawasan Cempaka Mas, Jakarta Pusat untuk pindah ke sebuah mobil Toyota Avanza yang dikendarai dua teman pelaku lainnya yang berinisial F dan T.

“Setibanya di lokasi dan bertemu dengan korban, korban dipaksa masuk ke dalam mobil. Namun korban yang awalnya tidak mau menuruti perintah tersebut, akhirnya bersedia masuk ke dalam mobil karena pelaku mengancam akan membunuh istrinya itu,” ujarnya.

Baca juga:   Diduga Judi Togel Marak di Mitra, Polda Jangan Diam

Selanjutnya pelaku bersama teman-temannya kemudian membawa IW dan AW dari Tol Cakung Barat hingga menuju rest area Tol Cibubur.

Selama dalam perjalanan, korban yang duduk di jok belakang bersama Santoso terus dianiaya.
“Muka dan perut korban dipukul, kakinya juga ditusuk dengan senjata tajam hingga diancam akan dibunuh apabila tidak mengakui perbuatannya,” katanya.

Tidak cukup sampai disitu, pelaku yang merupakan seorang residivis itu mengarahkan mobil yang dibawa tersebut menuju ke Polsek Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Sebelum tiba di lokasi, Sos dan teman-temannya menaruh bungkusan sabu di dompet korban dan menyebut pelaku sebagai selingkuhan istrinya sekaligus pengguna narkoba.

Namun setelah dilakukan BAP (Berita Acara Perkara) di Polsek Sawah Besar, diketahui bahwa itu semua hanya akal-akalan pelaku.

Mengetahui hal tersebut, polisi yang berpakaian preman langsung mendatangi sebuah kosan di Pademangan Utara, Jakarta Utara, tempat pelaku dan istrinya tinggal.

“Pada malam harinya petugas langsung menjemput dan menangkap pelaku di kediamannya karena telah membuat laporan palsu,” katanya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 328 dan atau Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara. (WK)images

About admin conect to Presiden Jokowi, Panglima TNI, Kapolri, Kajagung, KPK, BNN, Cyber Pungli 3079 Articles
LIDIK.NET adalah media online yang tegas dalam mengungkap skandal korupsi di negeri ini