Aniaya Karyawan Swasta Hingga Babak Belur, Seorang Nelayan Diringkus Tim Paniki

Pelaku saat diamankan

Bagikan Berita ini!

Pelaku saat diamankan

Lidik.Net Manado – Tim Paniki Rimbas I Polresta Manado meringkus salah satu penganiayaan terhadap Alvian Jab Maatiri (29) warga Kelurahan Buha Lingkungan I Kecamatan Mapanget. Pelaku yakni ZM alias Kifly (26) warga Kelurahan Bitung Karang Ria Kecamatan Tuminting. Lelaki yang diketahui seorang nelayan ini diringkus saat sedang berada dirumahnya. Senin (6/8) sekitar 01.57 Wita.

Menurut informasi yang dirangkum, peristiwa itu berawal saat korban yang diketahui seorang karyawan swasta ini, pergi menghadiri acara pengucapan syukur yang berada di Kelurahan Bitung Karang Ria Lingkungan IV Kecamatan Tuminting. Sesampainya di acara tersebut, korban dan pelaku bersama dengan teman temannya menggelar pesta minuman keras (miras).

Kemudian karena sudah terpengaruh minuman beralkohol, tiba tiba pelaku yang saat itu duduk tepat disamping korban, tanpa basa basi langsung menganiaya korban dengan menggunakan kepalan tangan, diikuti teman teman pelaku menganiaya korban secara bersama sama.

Usai menganiaya korban, para pelaku langsung pergi meninggalkan lokasi kejadian. Sementara korban yang sudah babak belur pergi ke Mapolresta Manado untuk melaporkan kejadian yang dialaminya.

Korban usai mendapat perawatan medis

Berdasarkan laporan tersebut, Tim Paniki Rimbas I Polresta Manado yang dinakhodai Aipda Jemmy Mokodompit langsung bergerak mencari keberadaan para pelaku. Alhasil salah satu pelaku dapat diringkus saat sedang berada dirumahnya.

Sementara itu, Kapolresta Manado Kombes Pol FX Surya Kumara melalui Kasat Reskrim AKP Wibowo mengatakan, “salah satu pelaku sudah berhasil ditangkap, dan untuk pelaku lainnya sementara dalam pengejaran unit lapangan,” pungkasnya. (Iin)

Baca juga:   Kodim 1309/Manado Berbagi Kasih Dengan Warga Kurang Mampu
About admin conect to Presiden Jokowi, Panglima TNI, Kapolri, Kajagung, KPK, BNN, Cyber Pungli 3079 Articles
LIDIK.NET adalah media online yang tegas dalam mengungkap skandal korupsi di negeri ini