Bom Ikan di Sapa, Mandey: DKP Sedang Kumpul Bahan Keterangan Baru Direkomendasi ke Polisi

Bagikan Berita ini!

image

LIDIK, Amurang – Desa Sapa, Sapa Timur dan Sapa Barat Kecamatan Tenga dihebohkan dengan pemboman ikan di Teluk Sapa. Parahnya, akibat pemboman ikan dilakukan sejumlah oknum beberapa pekan lalu tak hanyaa ikan yang mati. Melainkan, sejumlah biota laut lainnya juga ikut mati. Akibatnya, para nelayan di Sapa Raya mengaku dirugikan.

Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Minahasa Selatan, Royke Mandey, SH membenarkan informasi diatas. ‘’Ya, sejumlah anggota Pokmaswas berasal dari Desa Sapa Raya telah melaporkan hal diatas. Merasa laporan diatas ada benarnya, DKP melalui Kepala Pos Pengawasan Sumber Daya Kelautan Perikanan Amurang, Vicky Mewengkang langsung turun ke Desa Sapa Raya,’’ujar Mandey.

Kata Mandey, bahwa laporan Pokmaswas Desa Sapa benar adanya. Sehingga, Pos Pengawasan Sumber Daya Kelautan Perikanan Amurang langsung turun lokasi.

‘’Yang pasti, saat ini pihaknya sementara mengumpul bahan keterangan. Apabila bahan keterangan didapatnya, maka dipastikan pihaknya akan langsung mengeluarkan rekomendasi hingga ke pihak hukum. Kenapa langsung ke pihak penegak hukum. Karena memang harus demikian, bahkan sudah banyak nelayan dan warga Amurang dan Minsel pada umumnya mengaku rugi,’’kata Sekretaris Dinas Koperasi UKM, Pasar, Perindustrian dan Perdagangan Minsel tersebut.
Senada dikatakan Sekretaris DKP Minsel, Nobert Tiwa, S.Sos bahwa untuk mengetahui masalah maraknya pemboman ikan di perairan Sapa Kecamatan Tenga, harus berdasarkan bukti.

‘’Memang, dugaan pemboman ikan di perairan Sapa ada benarnya. Namun demikian, harus ada bukti konkrit. Tetapi, apabila ada anggota Pokmaswas asal Desa Sapa telah melapor, maka pihaknya sementara mengumpul bahan keterangan semua pihak,’’tegas Tiwa.
(andries)
  

Baca juga:   Wouwww Ribuan Warga Serbu Polres Minsel ... ???
About admin conect to Presiden Jokowi, Panglima TNI, Kapolri, Kajagung, KPK, BNN, Cyber Pungli 3079 Articles
LIDIK.NET adalah media online yang tegas dalam mengungkap skandal korupsi di negeri ini