Waoow Di Talaud Pohon Pisang Disulap Jadi Topi…..

Bagikan Berita ini!

image

Melonguane – Bupati Pihan Rakyat Talaud Ini tak henti hentinya membuat terobosan terobosan demi meningkatkan taraf hidup masyarakatnya. 

Hari ini Rabu 25 Mei Tahun 2016 Ia membuka acara pelatihan pembinaan kemapuan teknologi industri Serat abaca di kelurahan makatara, kecamatan, Beo Utara.

image

Pelatihan  pembinaan kemampuan teknologi industri Serat Abaca ini di ikuti oleh utusan 5 kecamatan seperti dan berlangsung selam 3 hari dan akan di tutup pada tanggal 28 Mei 2016.

Dalam Kegiatan ini Bupati Manalip menghadirkan pembicara dari luar daerah yang sudah matang dan berpengalaman di bidang industri  Serat Abaca yang bahan bakunya dari pohon Pisang.

Dalam pelatihan tersebut  sang mentor bernama Ahmad, & Lelly yang sengaja di datangkan oleh Bupati dari magelang,  dengan senang hati akan membagi ilmu mereka guna di ajarkan kepada anak anak porodisa.

image

Dijelaskan juga bahwa Serat abaka ini berasal dari pohon pisang abaka (Musa Textile Nee), yaitu sejenis tanaman pisang tetapi lebih pendek, buahnya lebih kecil dan tidak dapat dimakan . Tanaman ini berasal dari nama Filipina, yang secara komersial lebih dikenal dengan sebutan “Manila Hemp”, karena pada awalnya pemanfaatan tanaman ini dimulai di Filipina yang dibuat sebagai tali temali untuk kapal laut. Berdasarkan klasifikasinya abaka termasuk dalam keluarga Musaceae, genus Musa danspecies Textilis. Tanaman ini relatif baru dibudidayakan di Indonesia sebagai tanaman ekonomis yang terdapat dibeberapa didaerah antara lain Banyuwangi, Subang, Tangerang, Tasikmalaya, Cilacap dan Tegal. Dan kini akan di tumbuh kembangkan di Kabupaten Talaud.

Tanaman ini tumbuh dengan tinggi (4,5 – 7,5)m bergantung pada varietas dan kondisinya. Kondisi yang baik bagi tumbuhnya tanaman ini adalah pada iklim panas dengan curah hujan terdistribusi sepanjang tahun, kelembaban tinggi (80 – 90)% dengan suhu (26 -29)ºC atau tidak lebih rendah dari 21ºC dan areanya bebas dari angin kencang, sehingga tanaman ini dapat tumbuh diseluruh daratan Indonesia dengan teknologi penanaman dan pengolahan sederhana.

Baca juga:   Ini wawancara jenderal Purn Beny Mamoto Terkait Penyanderaan Abu sayaff

image

Kultur tanah di kabupaten Talaud Ini sangat cocok untuk membudidayakan tanaman ini yang akan di jadikan bahan baku pembuatan serat dengan cara teknologi industri.

image

Dalam kesempatan itu Bupati Sri Wahyumi Maria Manalip SE menyampaikan,  kedepannya pemerintah akan memberi bantuan kepada para pengrajin serta akan menyiapkan gedung untuk menjadi tempat hasil dari  pengrajin serat Abaca tersebut. dengan begitu masyarakat talaud akan bisa berkreasi dengan kreatifitasnya sendiri.

inilah pola untuk menghargai kearifan lokal yang ada di daerah kepulauan Talaud dengan memanfaatkan sumber daya yang ada di negeri sendiri. ” tutup Bupati “

About admin conect to Presiden Jokowi, Panglima TNI, Kapolri, Kajagung, KPK, BNN, Cyber Pungli 3022 Articles
LIDIK.NET adalah media online yang tegas dalam mengungkap skandal korupsi di negeri ini