Bupati Talaud SWM Terima Penghargaan Bandara Award 2017.

Bagikan Berita ini!

LIDIK.NET – TALAUD – Selain keselamatan dan keamanan yang menjadi standar, pelayanan dan penampilan bandara juga harus ditingkatkan.

Salah satu bandar udara (Bandara) di Kabupaten Talaud, sulawesi Utara yakni bandara melonguane telah meraih penghargaan Bandara Award 2017, penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati kepulauan Talaud Sri wahyumi maria manalip.SE.

Dalam kesempatan itu manalip mengatakan, “penghargaan ini kami raih setelah bandara di wilayah kami meningkatkan frekuensi pelayanan dan perluasan landasan pacu, peningkatan pelayanan tersebut menambah efisiensi di daerah-daerah kepulauan yang ada di sana,” ujar Bupati tersebut.

“ segala urusan menjadi lebih efektif dengan adanya bandara ini karena melalui jalur udara semua pekerjaan menjadi efisien,” tambah manalip saat menghadiri Bandara Award.

Meskipun Pemkab Talaud memiliki keterbatasan soal ABPD, namun bisa membantu untuk mempermudah pembangunan bandara di sana dengan membebaskan sebagian tanah yang diperlukan untuk bandara agar landasanya memenuhi standar sebab keselamatan penumpang dan pesawat itu hal yang utama.

“Kami memang memiliki keterbatasan di APBD, namun kami dapat membantu pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Perhubungan, Ditjen Perhubungan Udara untuk membebaskan lahan yang diperlukan untuk bandara. Kita masih belum sampai ke tahap membangun bandara, sehingga kita hanya bisa membebaskan lahan saja,” ujar bupati manalip.

Menurut Manalip untuk membebaskan lahan di melonguane tidaklah mudah, karena rata-rata untuk membebaskan lahan di melibguane itu rumit, sebab lahan tersebut merupaka pekuburan umum namun saya memohon kepada tokoh adat dan tokoh masyarakat untuk kepentingan pembangunan daerah mau tidak mau kuta harus memindahkan pekuburan ini untuk kepentingan perluasan landasan bandara. Dengan negosiasi yang baik maka masyarakat mendukung dan sepakat memindahkan pekuburan itu untuk perluasan bandara. Tukas Manalip.

Makanya kita harus lakukan pendekatan antara Pemerintah Pusat dengan kepala adat, karena bagi orang-orang talaud tanah itu merupakan aset yang luar biasa.

“Kami sejauh ini selalu melakukan komunikasi dengan Pemerintah Pusat, kami pun sangat berterimakasih kepada pemerintahan yang ada saat ini, karena sangat memperhatikan daerah perbatasan. Karena kita berbatasan langsung dengan Pilipina yang kita ketahui bersama disana adalah tempat latihan para teroris sehingga sudah selayaknya mendapatkan perhatian ekstra dari Pemerintah Pusat,” tutup srikandi penjaga perbatasan ini. (Didi)

Baca juga:   "Suport program Kementrian Pertanian,SWM Turun ke sawah"
About admin conect to Presiden Jokowi, Panglima TNI, Kapolri, Kajagung, KPK, BNN, Cyber Pungli 3079 Articles
LIDIK.NET adalah media online yang tegas dalam mengungkap skandal korupsi di negeri ini