BWSS I Cuek Ambruknya Bendung Otam



Bagikan Berita ini!

Bolmong-Lidik, Bendung otam yang terletak di desa otam kecamatan Passi Barat, ambruk.

Kabar ambruknya bendungan otam yang dibangun dengan anggaran miliaran rupiah tersebut, beredar luas di masyarakat bahkan sempat di postingan di media sosial, namun sampai saat ini masih belum juga ditanggapi oleh pemerintah.

“Jalan inspeksi yang kami jadikan jembatan penghubung untuk menuju kekebun yang ada di seberang sungai otam ini ambruk sekitar tahun 2016 lalu” kata Ris Mokodompit warga otam.

“Tapi mujur saja saat ambruk tidak ada warga yang sedang melintas karena pas kejadian di siang hari, Masyarakat masih sibuk dengan pekerjaannya di kebun” lanjut Ris.

“Percuma saja Pemerintah  pusat mengeluarkan dana miliaran rupiah untuk membangun bendungan ini karena kualitas bendung secara keseluruhan tidak beres”.

“Lihat saja sejak bendungan otam ini dibangun tidak ada manfaatnya bagi masyarakat petani, karena jaringan irigasi tidak bisa dialiri air, posisi jaringan irigasi ini berada di bawah sementara persawahan kami di atas jaringan irigasi ini” tutup Ris dengan nada kesal.

Sementara itu kepala Balai Wayah Sungai Sulawesi I (BWSS I) Ir. Djidon Wantania, saat dihubungi media ini untuk konfirmasi di kantor BWSS I Manado enggan bertemu dengan wartawan  (Didi)