Enam Negara Bertemu di Sulut, Polda Siagakan 591 Personil



Bagikan Berita ini!

LIDIK Manado – Enam negara termasuk Indonesia sebagai tuan rumah, diantaranya Australia, Brunai Darussalam, Philipina, Malaysia dan Selandia Baru. Rencananya akan melaksanakan pertemuan di Sulut dalam kegiatan pertemuan internasional Sub Regional Cooperation Meeting On Fighting Foreign Terrorism And Cross Order Terrorism.

Menyikapi akan hal itu, Polda Sulut sendiri melibatkan sebanyak 591 personil Polri dalam pengamanan kegiatan ini, yang berasal dari gabungan personil Polda Sulut, Brimob, Polair dan Polres/ta terdekat.

Kegiatan tersebut dijadwalkan akan dilangsungkan selama 3 hari, di salah satu hotel di bilangan Boulevard Manado, mulai 27 hingga 29 Juli 2017.

“Akan hadir pejabat setingkat Perdana Menteri, para Kepala Kepolisian, para Panglima Angkatan Bersenjata negara-negara tersebut, untuk itu diperlukan kesiapan dan kewaspadaan kita, dengan menggelar perencanaan pengamanan yang baik,” jelas Kapolda Sulut Irjen Pol Bambang Waskito saat memimpin apel kesiapan pengamanan kegiatan, di halaman Mapolda Sulut, Rabu (26/7).

Kegiatan tersebut menurut Kapolda sebagai tindak lanjut rapat pimpinan TNI dan Polri serta Kelembagaan yang dilakukan di Philipina beberapa waktu lalu, untuk lebih diintensifkan lagi langkah-langkah dalam mengantisipasi terorisme yang terjadi di Marawi Filipina.

“Kita sebagai tuan rumah harus bisa menunjukan kepada negara-negara luar bahwa Polri selalu siap,” ucap Kapolda.

Kapolda juga mewanti-wanti agar Polisi di Sulawesi Utara betul-betul menampilkan performa terbaiknya, baik dalam hal penampilan fisik maupun tugas dan tanggung jawab.

“Agar betul-betul disiapkan pengaturan-pengaturan personil yang baik, jangan sampai tumpang tindih. Jangan sampai karena pengaturan tidak baik, akhirnya semua sama-sama mengambil waktu istirahat, sehingga tidak efektif dalam pengaturan-pengaturan ini,” tegasnya.

Oleh karena itu Kapolda menganggap pelaksanaan apel persiapan pengamanan ini sangat penting, yang bertujuan untuk mengecek kesiapan Polda Sulut, baik dari segi personil, sarana prasarana maupun metode yang digunakan dalam pengamanan iven. (rajaya)