Hadiri Natal Polres, Bupati VAP : Semua Karena Kasihmu Tuhan



Bagikan Berita ini!

LIDIK.NET – Minut – Ibadah Natal Polres Minut digelar dengan tema: “DAMAI SEJAHTERA KRISTUS TERWUJUD DALAM POLRI YANG PROFESIONAL, MODERN, DAN TERPERCAYA, berlangsung penuh hikmah.

Ibadah dipimpin oleh Pdt Johan Manampiring STh, dengan materi Firman dikutip dari Alkitab, tepatnya Kitab Lukas 1.32, yaitu tentang, agama bukan sumber damai sejahtera, tapi justeru jadi sumber konflik, ketika para penganut agama itu berperilaku fanatisme.

“Mari kita lihat jaman Perjanjian lama ketika Kain dan Habel sedang melakukan ritual Persembahan Kurban. Bagaimana seorang Kain membunuh Habel saat sedang beribadah, hanya karena sirik,” kata Manampiring.

ilustrasi lain dijabarkan Manampiring yakni masih tentang Ibadah dan Amarah. Sarah isteri Abraham berharap punya anak di usia senja, namun karena rasa manusiawinya lebih tinggi dari keyakinannya, sehingga Sarah menyuruh Abraham memperisteri pembantunya Hagar, sampai Hagar melahirkan seorang anak laki-laki dengan nama Ismail.

Waktu Ismail Umur 15 tahun, kuasa Tuhan tak dapat dibendung. Sarah hamil dan melahirkan anak laki-laki dan dinamai, Ishak.

Ishak melahirkan bani Yakub (Israel), sedangkan dengan bangsa Mesir.

“Itulah sampai saat ini Israel dan Mesir tak bisa rukun. Tapi Puji TUHAN, Indonesia memiliki Pancasila dan TNI/Polri dalam memelihara KAMTIBMAS. Salut buat Polres Minut dalam menjaga Kamtibmas,” ujar Manampiring.

Kapolres Minut AKBP Alfaris Pattiwael dalam penyampaiannya mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bupati Minut, para stage holder dan Anggota DPRD Minut, serta semua yang hadir dalam Ibadah Natal Polres Minut.

“Saya sangat terenyuh dengan firman yang di uraikan Pak Pendeta Manampiring, dan lantunan lagu yang dikumandangkan oleh para coire, ini mengingatkan masa kecil saya saat Natal di Ambon dulu,” ujarnya.

Baca juga:   Saksi Beber 4 Kali Antar Uang Ke Rumah VAP, Jaksa Banci, Belum Berani Upaya Paksa Vonie Panambunan

Mengacu dari Firman Tuhan yang disampaikan Pendeta Manampiring, kata Kapolres, ia punya filosofi firman dalam Efesus 4:26 tentang amarah.
“Dalam pekerjaan, saya dikenal pemarah. Tapi kalau saya tidak pemarah, Polres Minut tak akan jadi sebesar ini,” tandas Pattiwael, seraya mengajak masyarakat untuk selalu waspada.

“Walaupun kita di Minut aman, mari kita jaga kewaspadaan sesuai pesan TUHAN, kita harus berjaga-jaga, kapanpun dimanapun, kita harus berjaga-jaga.
Ibu Bupati, saya juga melaporkan ke Ibu, bahwa Polres Minut mencanangkan slogan ‘MIRAS JANGAN SAMPAI MEREPOTKAN KITA’.

Puji TUHAN, dari semua Polres yang ditegur Pak Wakapolda karena tingkat kerawanan dan kriminal yang tinggi, sebaliknya Polres Minut dipuji beliau karna mampu meminimalisir angka kejahatan, akhir kata Kapolres, mengucapkan Selamat merayakan Natal 2017, dan Tahun Baru 2018.

Giliran penyampaian sebagai Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, Bupati VAP enggan beretorika panjang-lebar. Ia memilih untuk menyanyikan sebuah lagu rohani bersama seluruh pejabat Pemkab Minut, bersamanya, dengan lagu “Karena Kasih Setia-MU TUHAN