Hendra Jacob Akui Pernah Terlibat Pidana dan Dipenjara

Bagikan Berita ini!

Manado, LIDIK. NET – Setiap warga negara berada di posisi yang sama di mata hukum dan tidak ada yang kebal dari rangkaian proses yang melingkupinya. Hal ini juga yang disadari penuh oleh Hendra Jacob, atas apa yang pernah dialaminya, yang mana karena kesilapan sebagai manusia biasa, telah melakukan perbuatan melanggar hukum saat bertugas sebagai anggota Kepolisian RI, dan telah menjalani konsekuensi hukum.

Diceritakan Hendra, proses hukum yang membelit dirinya bermula saat dirinya ditugaskan untuk mengungkap kasus pencurian uang milik Bank Niaga Indonesia (BNI) yang dilakukan oleh karyawan BNI sendiri, yakni Jolly Ferry Mumek yang akhirnya berhasil ditangkap bersama dengan barang bukti.

Selanjutnya kata Hendra, dalam proses penangangan kasus tersebut, sebagian uang milik BNI sebagai barang bukti dinyatakan telah digelapkan yang kemudian disangkakan telah dilakukan oleh tim khusus kepolisian yang menangani kasus tersebut.

“Sesuai tahapan pengadilan, diputuskan bahwa kasus penggelapan barang bukti dilakukan tim khusus yang menangkap pelaku pencurian. Dimana, saya merupakan salah satu anggota dari timsus tersebut. Atas perbuatan melanggar hukum itu, saya dinyatakan bersalah oleh pengadilan, dengan putusan menjalani masa hukuman penjara selama enam bulan. Dan hukuman itu, telah saya jalani hingga masa hukuman berakhir, tak hanya itu hendra juga mengakui dirinya sebelum di penjara gara gara kasus penggelapan uang bni yang seharusnya menjadi barang bukti ia juga pernah di hukum penjara selama 8 bulan karena menganiaya tiga orang anggota Polisi dua seniornya yang satunya junior.  Atas kasus penganiayaan tersebut hendra jacob di bui selama 8 bulan di rutan malendeng.  ” ya saya akui sebelum kasus bni itu,  saya juga pernah terlibat kasus pengeroyokan secara bersama sama terhadap 3 anggota polri polda sulut dan atas kasus itu saya mendekam dalam penjara.  “Saya hendra jacob degan ini mengumumkan kepada masyarakat bahwa saya mantan terpidana dan bukan pelaku kejahatan yg berulang. Saya telah menyelesaikan kewajiban hukum dan dinyatakan bebas sejak tahun 2016 berdasarkan Surat keterangan bebas dari Kepala Rutan kelas II A manado di malendeng. Terima kasih.” ujar Hendra.(***)

Baca juga:   Noberd Losa Pimpin Forward Perjuangan Demi Kesejahteraan

About admin conect to Presiden Jokowi, Panglima TNI, Kapolri, Kajagung, KPK, BNN, Cyber Pungli 3079 Articles
LIDIK.NET adalah media online yang tegas dalam mengungkap skandal korupsi di negeri ini