Ini kata Mabes Polri Terkait Hukuman Kebiri Bagi Pemerkosa



Bagikan Berita ini!

image

Jakarta – Lidik.Net – Pemberian hukuman tambahan berupa kebiri kimia dan pengenaan alat deteksi chip kepada para pelaku tindak kekerasan seksual terhadap anak baru akan dikenakan setelah ada putusan yang berkekuatan hukum tetap (inkrah).

“Jadi (pemberian) hukuman tambahan menunggu inkracht dulu, barulah eksekusi hukuman itu bisa dilaksanakan,” ungkap Kadivhumas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar, di Jakarta, Jumat (27/05/2016).

“Jadi menunggu sampai keputusan tetap, inkracht barulah eksekusi hukuman itu bisa dilaksanakan,” katanya.

Ia berujar proses hukum dalam kasus kekerasan seksual terhadap anak tidak berbeda dengan proses hukum kasus lain. “Upaya hukum yang dapat dilakukan terdakwa itu berjalan normal, apakah ingin banding, kasasi. Silakan,” kan ada upaya upaya hukum yang menjadi hak dari pada terdakwa katanya.

Sementara eksekutor dalam pemberian hukuman tambahan adalah pihak Kejaksaan dan boleh meminta bantuan Polri dalam hal pelaksanaannya. “Prinsipnya Kejaksaan sebagai eksekutor. Bila pelaksanaan hukumannya nanti dapat meminta bantuan teknis ke Polri,” terangnya

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah menandatangani Perppu Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Perppu ini dimaksudkan untuk mengatasi kegentingan yang diakibatkan terjadinya kekerasan seksual terhadap anak yang makin meningkat secara signifikan,” kata Presiden Joko Widodo dalam jumpa pers di Istana Negara, Jakarta, Rabu (25/05/2016).

Presiden mengatakan, lingkup Perppu Nomor 1/2016 itu mengatur pemberatan pidana dan atau pidana tambahan serta tindakan lain bagi pelaku kekerasan seksual terhadap anak dan pencabulan dengan syarat-syarat tertentu.

Pemerintah menjelaskan, pemberatan pidana yang dimaksud, yaitu penambahan sepertiga hukuman dari ancaman pidana, pidana mati, pidana seumur hidup serta pidana penjara dengan masa hukuman paling singkat 10 tahun dan paling lama 20 tahun.

Baca juga:   Pelaku Pembakaran Markas GMBI Di Tangkap Polisi

Pemerintah juga telah memutuskan menambah pidana kebiri kimia bagi pelaku kejahatan seksual terhadap anak-anak dalam Perppu tersebut.

Hal ini dimaksudkan untuk membuat efek jera mengingat maraknya perbuatan pidana kekerasan terhadap perempuan di bawah umur.

About admin conect to Presiden Jokowi, Panglima TNI, Kapolri, Kajagung, KPK, BNN, Cyber Pungli 2995 Articles
LIDIK.NET adalah media online yang tegas dalam mengungkap skandal korupsi di negeri ini