Menu MENU
Home » Gakum » Kalbar Marak Ilegal Loging, Polisi Jangan Hanya Tangkap Masyarakat Yang Dipercayakan Cukong

Kalbar Marak Ilegal Loging, Polisi Jangan Hanya Tangkap Masyarakat Yang Dipercayakan Cukong

(101 Views) December 25, 2017 3:46 pm | Published by | No comment

LIDIK.NET – PONTIANAK – Aksi ilegal loging masih saja dilakukan oleh orang orang yang mwmiliki modal, Polisi semakin gencar menangkap pelaku pembalakan liar di wilayah Kalbar. Mulai November 2017 hingga kini setidaknya sudah ada empat pengungkapan yang dilakukan petugas kepolisian. Pengungkapan tidak hanya dilakukan Polres, tapi juga Polda Kalbar hingga Bareskrim Polri.

Diberitakan Rakyat Kalbar, terbaru Direktorat Reskrimsus Polda Kalbar menggerebek sawmill di Dusun Setanjak Kecamatan Meliau Kabupaten Sanggau yang digerebek, Rabu (13/12). Petugas menemukan sedikitnya 100 batang kayu Meranti berbagai ukuran di sawmill milik DK alias Kris ini.

Penggerbekan kayu ilegal tersebut berawal dari informasi yang diberikan masyarakat serta penyelidikan yang dilakukan Direktorat Reskrimsus Polda Kalbar. “Ketika anggota menggerebek di sana, menemukan kayu-kayu Meranti yang diduga merupakan hasil pembalakan liar,” kata Dir Reskrimsus Polda Kalbar AKBP Mahyudi Nazriansyah Kamis (14/12).

Menurut Mahyudi, dugaan itu muncul ketika pihaknya meminta dokumen lengkap atas kepemilikan kayu-kayu tersebut, serta didapat dari mana. “Pemilik atas nama DK alias Kris tak dapat menunjukkan kelengkapan surat atau dokumen asal kayu-kayu tersebut, oleh karena itu kami mengangga ini adalah kayu ilegal dan kami yindak sesuai hukum yang berlaku” ujarnya.

Dikatakan Mahyudi, karena tak dapat menunjukkan kelengkapan dokumen asal-usulnya, akhirnya DK alias Kris beserta barang bukti 100 batang kayu Meranti tersebut digiring ke Mapolda Kalbar, guna proses hukum lebih lanjut. “Kayu Meranti jumlah seratus batang yang kita amankan merupakan jenis kayu olahan. Saat ini, semuanya sudah di Mapolda Kalbar,” katanya.

Setelah dilakukan pemeriksaan, tersangka akan dijerat dengan pasal 83 ayat 1 huruf b Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Hutan. “Ancaman hukumnya maksimal 5 tahun penjara dan denda Rp500 juta,” tegasnya.

Mahyudi mengintruksikan kepada jajaran Polda Kalbar untuk memantau wilayah hukum masing-masing berkaitan dengan aktivitas illegal logging.

Jika terbukti tidak memiliki dokumen yang sah atas kepemilikan dan asal-usul kayu, harap dilakukan tindakan tegas.

“Kepada masyarakat kita juga mengimbau untuk memberikan informasi apabila melihat, mendengar dan mengetahui adanya aktivitas illegal logging. Karena informasi dari masyarakat juga sangat dibutuhkan. Tentunya informasi yang benar adanya,” pesan Mahyudi.

Sementara itu Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol Muhammad Husni Ramli mengungkapkan, pihaknya terus melakukan penyelidikan berkaitan kayu-kayu ilegal yang masuk di Kota Pontianak dari berbagai daerah. Khususnya dari Kabupaten Ketapang. “Kebanyakan yang kita ungkap dari Kabupaten Ketapang. Pelaku sudah ada yang kita proses dan ada dalam penyidikan,” katanya kepada Rakyat Kalbar.

Husni mengatakan, modus yang digunakan pelaku dalam membawa atau mengangkut kayu-kayu ilegal menggunakan kendaraan yang berbeda-beda. “Ada truk, fuso serta pikap, rata-rata mereka bawa dari daerah kemudian di Pontianak untuk dijual kembali,” ungkap Husni.

Masih maraknya illegal logging di daerah ini membuat Anggota DPRD Kalbar, Maskendi, angkat bicara.

Ditegaskan Legislator Dapil Kayong-Ketapang itu, pembalakan liar adalah tindakan melanggar hukum. “Karena mengancam kelestarian hutan, sehingga harus ditindak secara hukum,” tegasnya.

Menurutnya, tindakan hukum perlu dilakukan untuk menyelamatkan ekosistem hutan. Supaya bisa mendukung kehidupan manusia dan menjauhkan dari bencana seperti banjir. “Tindakan hukum ini harus dilakukan secara hati-hati dan tegas, jangan hanya menangkap masyarakat yang dipekerjakan oleh cukong. Tetapi cukong dan mungkin ada aparat yang terlibat harus ditindak tegas,” lugas Maskendi.

Semoga aparat bisa menangkap cukongnya yang memodali kegiatan ilegal loging ini tidak hanya menangkap masyarakat kecil yang hanya di pekerjakan oleh pemilik modal berinisial Aseng  ( red )

Categorised in: , , ,

Tidak ada komentar untuk Kalbar Marak Ilegal Loging, Polisi Jangan Hanya Tangkap Masyarakat Yang Dipercayakan Cukong

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *