Kapolres Ketapang, AKBP Sunario Tangkap 220 Kubik Kayu Ilegal



Bagikan Berita ini!

LIDIK.NET – Ketapang – Sebanyak 220 kubik kayu berbagai jenis yang merupakan barang bukti Ilegal Loging yang berhasil disita Polres Ketapang di aliran sungai Kecamatan Hulu Sungai telah tiba dan di amankan di halaman belakang Mapolres Ketapang, Jum’at (1/12). Penggeseran ratusan kubik kayu masih terus berlanjut lantaran masih ada 400 kubik kayu dan masih dalam perjalan menggunakan rakit menuju Kota Ketapang.

Kapolres Ketapang, AKBP Sunario mengatakan pemindahan barang bukti hasil operasi Ilegal Loging yang dilakukan pihaknya di Kecamatan Hulu Sungai masih berlangsung, saat ini baru sebagian barang bukti yang sudah tiba dan langsung disusun ke halaman belakang Polres Ketapang.

“Barang bukti kayu dibawa menggunakan rakit, sudah tiga hari baru sampai sebagian sekitar 220 kubik kayu baik jenis bengkirai, meranti dan belian dan sudah kita geser ke Polres Ketapang,”kata dia di Ketapang ,Jum’at 1/12.

Ia mengatakan,saat ini masih ada sekitar 400 kubik kayu Ilegal Loging yang saat ini masih dalam perjalanan pergeseran menuju Ketapang.Yang mana dalam satu kubik kayu bervariasi jumlahnya sesuai dengan ukuran.

“Satu kubik berkisar 6  batang kayu tapi ukurannya besar dan berpariasi ada yang 20×20, 30×30. Sementara laporan anggota dilapangan saat ini masih 400 kubik kayu lagi yang dirakit dan akan ditarik kesini,”akunya.

Lebih jauh ia mengatakan,pemindahan barang bukti kayu ini memang sengaja dilakukan pihaknya agar mudah diawasi dan dilakukan pengamanan.Namun dikatakanya kalau ada oknum masyarakat yang mengancam anggota yang hendak memindahkan barang bukti ke Ketapang.

“Sebelumnya beberaapa waktu lalu memang ada yang mendatangi dan mengancam,tapi bisa anggota tenangkan dan beri penjelasan, kemudian kita beri pemahaman juga kepada para temenggung adat dan sekarang mereka mendukung kita melakukan penindakan,” imbuhnya.(budi)