Kapolri : Kombes Yang Tersangkut Kasus Korupsi Itu Saya Pidanakan



Bagikan Berita ini!

LIDIK.NET – Jakarta – Kapolri Jenderal ┬áTito Karnavian tidak memungkiri bahwa di internal Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) rentan terjadi praktik uang. Bahkan, Kapolri mengaku telah memidanakan Kepala Bidang Kedokteran Kepolisian Polda Sumatra Selatan, Kombes Soesilo Pradoto karena diduga merekrut anggota dengan menerima imbalan.

“Kasus yang ditemukan Pak Asisten SDM Mabes Polri, Irjen Arief Sulistyanto soal adanya rekrutmen di beberapa tempat, maaf termasuk Kabiddokkes Sumsel main-main rekutmen pakai uang. Setelah dilaporkan, tidak tanggung-tanggung kami pidanakan. Kini kasusnya di Bareskrim, Polri,” kata Tito di sela-sela peresmian gedung perawatan VIP dan VVIP Anton Soedjarwo RS Polri Soekanto, Kramatjati, Jakarta Timur, Kamis (28/12/2017).

Selain itu, Kapolri Tito Karnavian menuturkan, Kalemdiklat Komjen Unggung Cahyono menemukan praktik penyuapan dalam perekrutan anggota Polri yang ada di Sekolah Polisi Negara (SPN) di Polda Jogjakarta. Para calon bintara itu bisa lolos seleksi meski mengalami masalah tulang yang sangat berbahaya bagi yang bersangkutan.

“Begitu Pak Unggung mengecek, ternyata beberapa siswa SPN ada yang sudah menderita osteoporosis,” jelasnya.

“Sebanyak 60 persen siswa di Jogjakarta ada yang sudah patah tulang,” jelasnya.

Pasca temuan itu, Mantan Kapolda Metro Jaya ini sempat mempertanyakan kepada panitia daerah (panda) kenapa meloloskan calon bintara seperti itu.

“Saya bilang bagaimana rekutmennya. Ada juga yang kena sakit liver dan jantung. Berarti kan ada yang enggak beres,” ungkapnya.

Tito berharap, masalah ini bisa diselesaikan oleh Pusdokkes Polri.

“Ini saya minta jajaran Pusdokkes untuk melakukan koreksi dan evaluasi,” tutupnya. (Didi /kricom)

Baca juga:   Korupsi Pemecah Ombak Minsel, Kajari Ditantang Bongkar Siapa Big Bos Dari Direktur PT. BMP Yang Di Tahan
About admin conect to Presiden Jokowi, Panglima TNI, Kapolri, Kajagung, KPK, BNN, Cyber Pungli 2925 Articles
LIDIK.NET adalah media online yang tegas dalam mengungkap skandal korupsi di negeri ini