Kasus Bill Hotel Fiktif Dekab Minsel Jalan Ditempat



Bagikan Berita ini!

unduhan-7

AMURANG- LIDIK – Kepolisian Resor (Polres) Minahasa Selatan, nampaknyatak serius dalam menindaklanjuti kasus dugaan korupsi pada prosedur perjalanandinas Dewan Kabupaten (Dekab) setempat. Buktinya, permainan pada sewa hotel dankendaraan saat perjalanan dinas para legislator tak pernah diseriusi dengan jelas.

“Kami juga dari warga masyarakat mempertanyakan kinerjadari polres. Kan kami tahu, beberapa waktu lalu jajaran Polres Minsel telahmenyeriusi dugaan tersebut. Namun sampai saat ini kasus itu seakan ditelanbumi. Makanya kami dari masyarakat anti korupsi mempertanyakan ini,” ungkap Johanis Frans, tokoh masyarakat Minsel, kemarin.

images-3

Tak hanya itu, Frans juga menyesalkan soal penungkapankasus dugaan tersebut yang terkesan lambat dan kuat dugaan disusupikepentingan. Pasalnya, sejak dugaan bill hotel dan sewa kendaraan fiktif,pengungkapannya tak pernah naik peringkat. Makanya kita masyarakat yangdibingungkan. Kenapa sampai saat ini kasus ini hanya jalanditempat, sesalnya, Ia menduga, ada intervensi dari para petinggi yang adadi Kabupaten Minsel.

Betapa tidak, pasca masalah ini naik kepermukaan,penanganannya seperti jalan ditempat. Jangan ada intervensi. Ini semua demimasyarakat Minsel. Kalau begini, bagaimana peningkatan supremasi hukum akanterwujud. Makanya harus dibabat habis, ujarnya.

Pihak Sekretariat Dekab Minsel, bungkam saatdikonfirmasi terkait dugaan ketidakberpihakan kepada masyarakat tersebut.Bahkan, beberapa diantara para legislator terkesan menghindar saat inginditanyai.

Semenntara itu, Kapolres Minsel AKBP Arya Perdana SIK melalui KasatReskrim AKP M Ali Tahir saat dikonfirmasi menegaskan, pengungkapan kasus dugaan tersebut masih terus berjalan. “Semuanya dilakukan sesuai prosedur. Kan sampaisaat ini sudah ada beberapa yang diperiksa, termasuk bendaraha sekretariatdewan itu sendiri,” tegasnya. ( Iw )