Kasus korupsi pemecah Ombak Minut, Malam Ini Kejati Tahan Dirjen BNPB Junjungan Tambunan.



Bagikan Berita ini!

LIDIK. NET – MANADO – Terkait kasus korupai penahan ombak di desa likupang dua kecamatan likupang timur kabupaten Minahasa Utara yang terindikasi adanya Keterlibatan Vonnie Anneke Panambunan susah mulai terbongkar.

Dalam fakta persidangan persidangan terhadap ketiga terdakwa, oleh Majelis Hakim yang diketuai Vincentius Banar bersama Hakim Anggota Arkanu dan Wenny Nanda,terungkap adanya kongkalingkong pada pencairan dana siap pakai DSP yang di cairkan oleh Dirjen BNPB Terhadap proposal yang di ajukan oleh pemkab Minahasa utara yng di tanda tangani oleh Bupati Minahasa Utara Vonie Anneke Panambunan.

Dalam penyidikan kasus tersebut Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah telah menetapkan Dirjen BNPB Junjungan sebagai tersangka.

Dan terinformasi hari ini penyidik kejati sulut telah menangkap dirjen BNPB Junjunan Tambunan di jakarta dan di bawah ke manado dengan menggunakan pesawat garuda pukul 14.00 wita. ” iya benar pak junjungan sudah kami amankan dan baru tiba di bandara tadi siang pakai pesawat garuda, dan langsung di bawah ke kantor kejati sulut untuk dilakukan pemeriksaan selanjutnya akan di bawah ke rutan malendeng kelas IIA Manado. Cetus sumber yamg meminta namanya di rahasiakan.

Pihak kejati sulut dalam hal ini bidang penerangan belum dapat terkonfirmasi.

Disisi lain awak media kami mencoba menggali kebenaran informasi itu dengan cara mendatangi rutam malendeng dan terpantau ada beberapa orang jaksa sedang berada di rutan tersebut dengan membawa seseorang yang di duga merupakan tersangka kasus korupsi proyek pemecah ombak yakni Dirjen BNPB Junjunan tambunan.

Pihak rutan ketika di konfirmasi melalui petugas jaga enggan memberi komentar namun menurut salah seorang temanya bahwa benar pihak kejati sulut membawa salah satu tersangka kasus korupsi pemecah ombak di likupang timur yang bernama Junjungan Tambunan selaku Dirjen BNPB sebagai orang yang mencairkan dana siap pakai sesuai proposal permohonan dari pemkab Minahasa Utara. ( siska)