Kasus Pencemaran Nama Baik HP Dilimpahkan ke Kotamobagu

Bagikan Berita ini!

MANADO, Lidik.net – Kasus dugaan pencemaran nama baik Hanny Pontoh dilakukan oleh FM alias Fir (50-an) memasuki tahap II. Kasus yang dilakukan melalui media sosial ini dilimpahkan Polda Sulut ke Kejari Kotamobagu.

Kasus FM yang juga seorang aktivis ini benar-benar diseriusi penyidik Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Sulut ke Kejari Kota Kotamobagu , Senin (16/4/2018). Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Ibrahim Tompo membenarkan adanya tahap II yang dilakukan pihaknya ke Kejari Kotamobagu.

“Setelah berkas perkara rampung atas  penyidikan dan dinyatakan lengkap, maka kami serahkan berkas dan tersangka kepada pihak Kejaksaan dalam hal ini Kejari Kota Kotamobagu,” jelas Tompo yang didampingi Kasubdit Cyber Crime, AKBP Iwan Permadi kepada awak media.

Namun sebelum diserahkan ke Kejaksaan Negeri Kotamobagu, Fir dijemput oleh sejumlah penyidik Polda Sulut. Selanjutnya proses administrasi dilakukan untuk tahapan berikutnya ke Kejaksaan.

Terpisah pelapor Hanny Pontoh melalui kuasa hukum, Husni Towidjojo SH memberikan apresiasi kepada Polda Sulut terkait penanganan kasus ini hingga dilimpahkan ke Kejaksaan.

“Kami salut dengan upaya yang dilakukan penyidik Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Sulut. Mudah-mudahan kasus ini segera berproses di Pengadilan,” ujar Husni dari Kantor Husni Towidjojo & Partners Law Office and Legal Consultan.

Penanganan kasus ini berdasarkan Pasal 45 ayat (3) Jo Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang RI No 11 Tahun 2008 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang RI No 19 Tahun 2016 tentang informasi dan transaksi elektronik.

Diketahui, kasus ini dilaporkan ke Polda Sulut pada Desember 2017 oleh Husni Towidjojo SH selaku kuasa hukum Hanny Pontoh yang merupakan Bapak Angkat KUR Mitra SP3 Bolmong Bank Artha Graha Manado, karena FM dinilai menyebarkan informasi kebohongan dengan menyatakan di medsos facebook bahwa Hanny Pontoh adalah penipu.

Baca juga:   Buron Empat Bulan Dengan Kasus Penganiayaan, Pengangguran Diciduk Tim Paniki

Dalam medsos tersangka menulis, “Inilah contoh kecil bentuk amburadulnya administrasi Bank Artha Graha dan pembodohan/penipuan terhadap rakyat Bolmong yang dilakukan oknum Bank dan oknum bapak angkat dan agen-agennya”.  (Red)

About admin conect to Presiden Jokowi, Panglima TNI, Kapolri, Kajagung, KPK, BNN, Cyber Pungli 3016 Articles
LIDIK.NET adalah media online yang tegas dalam mengungkap skandal korupsi di negeri ini