Kejari Talaud Sidik Dugaan Korupsi Mark-up Pengadaan Mesin Tempel



Bagikan Berita ini!

LIDIK. NET – TALAUD – Tim Penyidik Kejari Kepulauan Talaud yang di Ketuai oleh Tulus Sianturi, S.H, M.H, Jumat tanggal 20 April 2018 telah melakukan Gelar Perkara terhadap Dugaan Kasus Mark-up (Penggelembungan Harga) terkait Pengadaan Mesin Tempel pada SKPD Dinas Perikanan Kabupaten Kepulauan Talaud Tahun Anggaran 2017, dengan berdasarkan Bukti permulaan yang cukup, Tim Penyidik berkesimpulan meningkatkan dugaan kasus tersebut dalam tahap PENYIDIKAN dan dalam waktu dekat akan melakukan panggilan terhadap saksi-saksi.

Adapun saksi saksi yang akan di periksa oleh penyidik kejari talaud terkait kasus dimaksud antara lain
1. Pihak SKPD
2. panitia pengadaan/ULP
3. Perusahaan pendukung dalam menyusun HPS
4. Perusahaan Pendukung yang dilampirkan oleh Rekanan dalam menyusun penawaran.
5. Perusahaan Penyedia Barang.

Kasus dugaan korupsi tersebut saat uni di sidik oleh tim yang di bentuk oleh kejari Talaud Tulus Sianturi SH. MH. Antara lain :

Hengky Setiawan Kaendo, SH.
Ivan R. Bermuli, SH
Bobby Jeverson Selang, SH.
Fransiscus J. Palempung, SH.

 

(red)