Kejati Sulut Kembali Tetapkan Tersangka Baru Pada Kasus Korupsi Pemecah Ombak Likupang Timur

Bagikan Berita ini!

LIDIK.NET – MANADO, Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara telah melakukan penetapan terhadap Tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi Proyek Pemecah Ombak / Penimbunan Pantai di Desa Likupang pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Minahasa Utara TA 2016, atas nama JT selaku Direktur Tanggap Darurat BNPB Pusat.

Berdasarkan hasil penyidikan tersangka diduga berperan aktif dalam rangka menyetujui permintaan dana siap pakai dari bpbd minut yang mana dalam pelaksanaannya dilakukan di daerah yang sama sekali tidak terjadi bencana serta pemeriksaan yang dilakukan terhadap tersangka akan dilakukan pada hari Selasa 13 Maret 2018 mendatang.

Dalam perkara yang diduga menimbulkan kerugian keuangan negara sebesar Rp. 8,8 Milyar tersebut, para tersangka diduga telah menyalahgunakan wewenang dalam proyek pemecah ombak dan penimbunan pantai di desa Likupang Kabupaten Minahasa Utara.

Terpisah salah satu sumber resmi mengatakan bahwa penanganan kasus korupsi pemecah ombak ini sangat hati hati dilakukan dan tidak menutup kemungkinan akan terus bertambah tersangka baru sebagaiamana yang terungkap dalam fakta persidangan yang selama ini berlangsung. ” kita lihat saja perkembanganya kan rekan rekan semua ikuti perkembangan sidang kasus ini apa yang terungkap dalam sidang itulah yang nantinya akan di tindak lanjuti tukas sumber.

Terhadap para tersangka dikenakan pasal 2 ayat 1 jo pasal 3 jo pasal 18 UU No. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah oleh UU No. 20 tahun 2001 jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. ( didi)

 

 

Sumber : celebes.co

Baca juga:   Ini Pengakuan Gadis Abg Saat Dipaksa Melayani 15 Pria Hidung Belang
About admin conect to Presiden Jokowi, Panglima TNI, Kapolri, Kajagung, KPK, BNN, Cyber Pungli 3054 Articles
LIDIK.NET adalah media online yang tegas dalam mengungkap skandal korupsi di negeri ini