KEJATI SULUT TAHAN TERSANGKA KORUPSI PEMECAH OMBAK LIKUPANG DENGAN KERUGIAN NEGARA 8.8 MILYAR

Bagikan Berita ini!

LIDIK.NET – MANADO – Pada hari ini Rabu tanggal 15 NOVEMBER 2017, berdasarkan Surat Perintah Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara Nomor : PRINT- 05/R.1/Fd.1/11/2017 tanggal 15 November 2017 Penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara telah melakukan penahanan terhadap Tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi Proyek Pemecah Ombak / Penimbunan Pantai di Desa Likupang pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Minahasa Utara TA 3016, atas nama Robby Maukar (RM) selaku Direktur PT. Manguni Makasiouw Minahasa, pelaksana pekerjaan.

Penahanan dilakukan untuk selama 20 (dua puluh) hari yaitu terhitung sejak hari ini sampai dengan tanggal 4 Desember 2017 di Lapas Kelas IIa Malendeng Mando.

Berdasarkan hasil penyidikan serta pemeriksaan yang dilakukan terhadap tersangka pada hari ini (15/11), Penyidik berpendapat telah terpenuhi syarat-syarat penahanan yang diatur dalam KUHAP.

Saudara RM ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Surat Perintah Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara no. PRINT-1070/R.1/Fd.1/11/2017 tanggal 15 Nopember 2017.

Dalam perkara yang diduga menimbulkan kerugian keuangan negara sebesar Rp. 8,8 Milyar tersebut, para tersangka diduga telah menyalahgunakan wewenang dalam proyek pemecah ombak dan penimbunan pantai di desa Likupang Kabupaten Minahasa Utara, dengan nilai proyek 15 Milyar.

terhadap tersangka dikenakan pasal 2 ayat 1 jo pasal 3 jo pasal 18 UU No. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah oleh UU No. 20 tahun 2001 jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

(Egent)

Baca juga:   Komnasham Mengutuk The Jakmania, Polisi Harus Segera Tangkap Pelakunya
About admin conect to Presiden Jokowi, Panglima TNI, Kapolri, Kajagung, KPK, BNN, Cyber Pungli 3027 Articles
LIDIK.NET adalah media online yang tegas dalam mengungkap skandal korupsi di negeri ini