Korupsi Uang Rakyat Sitaro, Polo Dundang Oknum Penguasa Akhirnya Ditahan Kejati Sulut



Bagikan Berita ini!

LIDIK.NET – MANADO – Sekian lama sejumlah kasus dugaan korupsi yang terjadi di kabupaten kepulauan sitaro tidak pernah tersentuh hukum, namun diam diam ternyata kejati sulut sudah lama mengantongi bukti buktinya dan pada akhirnya di tahun 2018 ini penyidik kejati sulut sudah berani menunjukan taringnya yakni memproses kasus dugaan korupsi di sitaro yang katanya ada oknum kuat yang selalu membackup.

Berikut rilis resmi dari kejati sulut

Pada hari ini Selasa tanggal 20 Februari 2018 berdasarkan Surat Perintah Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara Nomor : PRINT- 01/R.1/Fd.1/02/2018 tanggal 20 Februari 2018 Penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara telah melakukan penahanan terhadap Tersangka Dra. SWK, selaku Mantan Kepala Dinas Pendidikan Kab. Kepulauan Sitaro (sekarang menjabat Kadis Sosial Kab. Kepulauan Sitaro) dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi Penyalahgunaan Dana DAK 2012 Kab. Kepulauan Sitaro

Penahanan dilakukan untuk selama 20 (dua puluh) hari yaitu terhitung sejak hari ini sampai dengan tanggal 11 Maret 2018 di Rutan Kelas IIa Malendeng Mando

Berdasarkan hasil penyidikan serta pemeriksaan yang dilakukan terhadap tersangka pada hari ini (20/02), Penyidik berpendapat telah terpenuhi syarat-syarat penahanan yang diatur dalam KUHAP.

Saudari SWK ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Surat Perintah Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara no. PRINT-253/R.1/Fd.1/02/2018 tanggal 20 Februari 2018

tersangka diduga telah menyalahgunakan wewenang sebagai kepala dinas pendidikan dengan melakukan pungutan sebesar 12% dr dana dak yang diterima setiap sekolah, dengan total dana yang dikumpulkan sebesar Rp. 924.092.200,00

terhadap tersangka dikenakan pasal 2 ayat 1 jo pasal 3 jo jo pasal 12 huruf e dan pasal 12 huruf f pasal 18 UU No. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah oleh UU No. 20 tahun 2001 jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. (YONI E. MALLAKA, SH / KASI PENKUM KEJATI SULUT).

Baca juga:   Lius pun tak mau memaksakan Jokowi.