KPK Tetapkan Tersangka Suap Hakim dan Panitra Di Bengkulu



Bagikan Berita ini!

LIDIK.NET – Jakarta – Mahkamah Agung (MA) langsung bertindak cepat usai ‎hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bengkulu Dewi Suryana dan panitera pengganti Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu Hendra Kurniawan terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

‎Ketua Muda Pengawasan MA, Hakim Agung Sunarto mengatakan, pihaknya langsung menonaktifkan sementara Ketua PN Bengkulu, Kaswanto selaku atasan Dewi Suryana.

Selain itu, MA juga melakukan hal serupa kepada panitera PN Bengkulu yang juga atasan langsung Hendra.

‎”Jadi atasan langsung harus ikut bertanggung jawab,” kata Sunarto saat jumpa pers di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (7/9/2017).

Sunarto mengatakan, tim Badan Pengawasan MA juga langsung terbang ke Bengkulu untuk memeriksa ketua dan panitera PN Bengkulu.

‎Hal itu untuk memastikan apakah keduanya telah melakukan pengawasan kepada jajarannya atau tidak. Pasalnya, ini bukan kali pertama terjadi praktek tindak pidana korupsi di PN tersebut.

“‎Kalau tidak terbukti, kita akan rehabilitasi, pulihkan, kembalikan ke posisi awalnya,” kata dia.

“Tapi kalau yang bersangkutan tidak memberikan pembinaan dan pengawasan terhadap anak buahnya, penonaktifan pejabat sturktural akan diteruskan, permanen,” tegasnya.

Diketahui, KPK menetapkan tiga tersangka dalam kasus ini. Ketiga tersangka itu yakni hakim Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu Dewi Suryana, panitera pengganti Hendra Kurniawan selaku terduga penerima suap dan‎ Syuhadatul Islamy‎ yang merupakan kerabat keluarga Wilson sebagai pemberi suap.

Adapun suap itu diberikan terkait vonis kasus korupsi mantan Pejabat Teknis Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Kota Bengkulu Tahun Anggaran 2013 dengan terdakwa Wilson. (KRICOM)

Baca juga:   KPK Tegaskan Banyak Anggota DPR yang Saat Itu Terlibat Pembahasan Proyek E-KTP Akan Susul Setnov Jadi Tersangka
About admin conect to Presiden Jokowi, Panglima TNI, Kapolri, Kajagung, KPK, BNN, Cyber Pungli 2926 Articles
LIDIK.NET adalah media online yang tegas dalam mengungkap skandal korupsi di negeri ini