Pacquiao Menang Angka Mutlak di Laga Terakhir



Bagikan Berita ini!

6aed241e-5e8b-4029-a4b3-425953f05a0a_169

Manny Pacquiao bertanding dengan Tim Bradley di MGM Grand Garden. (Mark J. Rebilas-USA TODAY Sports/Reuters)
Jakarta, CNN Indonesia — Manny Pacquiao menang angka atas Timothy Bradley Jr. di MGM Grand Garden, Las Vegas, Sabtu (9/4) malam waktu setempat di laga yang disebut-sebut sebagai terakhir dalam karier Pacquiao sebagai petinju profesional.

Pacquiao menepati janjinya kepada para penggemar dengan menampilkan permainan menarik, meski tak mampu menang K.O dari lawan yang sebelumnya pernah dihadapi dua kali.

Namun petinju 37 tahun itu sempat dua kali membuat Bradly terjatuh ke kanvas. Juri memberikan kemenangan mutlak untuk PacMan dan tiga juri sama-sama memberikan angka 116-110.

Kedua petinju mengawali ronde-ronde awal dengan hati-hati. Bradley coba menjaga jarak dan menyerang balik dengan cepat, sementara Pacquio membaca pergerakan lawan.

PacMan mulai bermain agresif di ronde kedua dan ketiga, dan sempat mendaratkan pukulan jab ketika ronde kedua akan berakhir. Bradley sendiri lebih sering mengarahkan pukulannya ke tubuh Pacquaio.

Tapi baik Pacquiao maupun Bradley sama-sama tidak mendaratkan pukulan membahayakan di tiga ronde pertama.

Pertarungan memanas di ronde kelima ketika Bradley mulai melakukan pukulan kombo dan sempat menyudutkan Pacquiao. Sempat terjadi jual beli pukulan dan PacMan mendaratkan pukulan kiri keras ke mulut Bradley yang membuatnya berdarah.

Bradley mengurangi intensitasnya di ronde keenam, sementara Pacquiao mendaratkan pukulan bersih dengan hook kanan ke rahang Bradley. Pacquiao terlihat mulai bisa membaca jangkauan Bradley, dan membuat pukulan petinju Amerika Serikat itu mengenai udara.

Di detik-detik akhir ronde ketujuh, pukulan kombo Pacquiao yang diakhiri dengan hookkanan ke rahang Bradley membuat kaki Bradley goyah. Wasit sempat menghitung hingga detik ketujuh namun Bradley masih mampu melanjutkan laga.

Baca juga:   Ini Kronologis Lengkap Kim Jong Nam Sebelum Di Racun Hingga Tewas

Sebelum pukulan itu, Bradley sebenarnya unggul angka karena lebih sering mendaratkan pukulan bersih, tapi keunggulan kembali beralih ke tangan Pacquiao.

Bradley balas agresif di ronde selanjutnya dan menyudutkan serta membuat PacMan panik.

Di ronde ke sembilan, Bradley coba mengejar ketertinggalan dengan main agresif  dan sempat mendaratkan hook kiri. Tapi Pacquiao membayar tunas dengan hook kiri yang membuat Bradley terguling ke kanvas.

Lagi-lagi Bradley masih mampu melanjutkan pertandingan.

Di dua ronde selanjutnya, Bradley terlihat kelelahan dan gerakannya mulai melambat. Sementara Pacquiao pun tak coba memanfaatkan keunggulannya dan lebih memilih dalam posisi menunggu.

Tak ada yang bisa dilakukan Bradley di ronde terakhir, sementara Pacquiao pun melakukan gestur seolah telah memenangi pertarungan.

Keyakinan PacMan dibuktikan dengan keputusan tiga juri di akhir laga yang memberikannya kemenangan mutlak.

(vws)