Pejabat Pemkab Bolmong Diduga Kerja Sama Dengan WNA Dalam aktifitas Tambang Ilegal Di Tanoyan



Bagikan Berita ini!

LIDIK.NET – BOLMONG – Aktifitas pertambangan ilegal di wilayah Potolo Desa Tanoyan Selatan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolmong, dikeluhkan warga. Pasalnya, selain tak berizin, diduga masuk dalam lokasi hutan lindung. Hal ini dikatakan Ketua Pemuda Desa Tanoyan Selatan, Abdul Nasir Ganggai, Kamis 2 November 2017, siang tadi.

“Itu pertambangan emas tanpa izin (Peti, red) alias ilegal. Ada banyak bak siram. Lokasinya di Potolo, pengusahanya dari warga negara asing (WNA, red) asal China. Sangat berbahaya karena di hulu sungai kinali, Kompleks Taman Nasional Nani Wartabone. Aktivitas ini, sebelumnya tidak diketahui masyarakat,” kata Nasir.

Untuk itu kata politisi muda Lolayan ini, pemerintah dan instansi terkait harus segera mengambil tindakan tegas.

“Ini harus ditutup karena jelas melanggar aturan dan bisa berdampak negatif untuk masyarakat,” pintanya. (DIX)