Menu MENU
Home » Hotnews » Pemeriksaan Vap 2 X Hanya Saksi, Diduga Kejati Sulut Main Mata

Pemeriksaan Vap 2 X Hanya Saksi, Diduga Kejati Sulut Main Mata

(2011 Views) January 21, 2018 3:30 am | Published by | No comment

LIDIK.NET – Manado – Lembaga Anti Korupsi Laskar Manguni Indonesia (LMI) meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara serius menangani kasus dugaan tindak pidana korupsi Pemecah Ombak Likupang Timur Kabupaten Minahasa Utara.

TONAAS Wangko HP mengatakan, kasus korupsi pemecah ombak likupang timur yang yelah merugikan negara Rp.8,8 Milyar itu telah menjadi perhatian masyarakat sulut. Memang benar pihak kejati sulut telah menetapkan dan menahan 3 orang tersangka atas proyek tersebut Namun kami menganggap hal itu tidak tuntas sebab tidaklah mungkin kerugian negara begitu besar hanya di makan oleh 3 orang tersebut apalagi kami memiliki bukti pengakuan dari salah satu tersangka bahwa dirinya terjebak dalam proyek tersebut.

Ia menceritakan bahwa ia selaku kontraktor pelaksana menerima pekerjaan proyek tersebut dari si oknum B dan setelah saya cek proyek tersebut sudah 60 persen pengerjaanya. Lagi pula pihak penyidik kan sudah tau siapa siapa kurir kurir yang disuruh untuk mencairkan sejumlah dana di bank BRI air madidi. pungkasnya.

” Tonaas Wangko LMI juga menambahkan bahwa ia sangat berharap Kepala Kejati sulut segera mengembangkan penyidikan kasus tersebut hingga ke aktor intelektualnya. ” Saya sangat paham bahwa pihak kejati sulut mempunyai energi yang kuat dalam mengungkap aktor aktor dibalik kasus korupsi pemecah ombak likupang timur ini.” Tolong kasus ini ditangani dengan serius sebab jika tidak kami akan mendatangi kejagung KPK dan bahkan istana untuk lakukan aksi. Tegas Pantouw selaku Ketua Umum Laskar Manguni Indonesia.

Terpisah pihak kejati baru baru ini telah menjelaskan bahwa berkas perkara tersangka kasua korupsi pemecah ombak Likupang timur ini telah lengkap dan akan di tahap duakan dan segera di sidangkan.

Disisi lain aktifis anti korupsi parindo potabuga juga mengoreksi kinerja kejati sulut, menurutnya kejati sulut tidak terlalu serius menyidok kasus ini sebab hingga saat ini buapti minut Vonny Aneke Panambunan sudah dua kali di periksa namun hanya sebatas saksi padahal sudah jelas jelas beliau yang menandatangani surat permobonan dana bencana ini ke BNP Pusat. Selain itu juga beliau selaku bupati semestinya harua bertanggungjawab atas kasus korupsi ini sebab karena suatu kebijakan yang tidak cermat dan tak mendasari pada ketentuan perundang undangan yang berlaku aehingga terjadi tindak pidana korupsi pada proyek penahan ombak Liktim tersebut. Kejati jangan takut menetapkan yang bersangkutan tersangka jika bukti bukti petunjuk sangat kuat mengarah kepadanya.

Kami sudah berkordinasi lintas ormas akan siap turun kejalan jika hingga dua pekan kedepan ini tidak ada keseriusan kejati sulut dalam penanganan kasus korupsi penahan ombak likupang timir kabupaten minahasa utara ini. ” kami akan lakukan aksi ke kantor kejagung dan KPK ” bahkan kami akan mendorong KPK untuk ambil alih penanganan kasusnya sebab dianggap sangat lambat dan patut dicurigai ada indikasi main mata dalam proses penyidikanya.

( red / Didi)

Categorised in: , ,

Tidak ada komentar untuk Pemeriksaan Vap 2 X Hanya Saksi, Diduga Kejati Sulut Main Mata

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *