Menu MENU
Home » Jakarta » Polisi Tembak Pelaku Pembunuhan Pengusaha Garmen

Polisi Tembak Pelaku Pembunuhan Pengusaha Garmen

(405 Views) September 16, 2017 1:08 am | Published by | No comment

LIDIK.NET –  Jakarta – Satu pelaku pembunuhan Pasutri Pengusaha Garmen, Ahmad Zulkifli alias Zul (39) tewas usai ditembak aparat kepolisian.

Pasalnya, Zul yang merupakan otak pembunuhan sadis itu sudah melawan polisi dan berusaha melarikan diri ketika diminta menunjukkan tempat penadah emas di daerah Kudus, Jawa Tengah.

“Pukul 04.00 pagi, saat perjalanan dari Grobokan, salah satu tersangka (Zul) ini izin kencing di sungai. Namun ternyata itu hanya akal-akalan pelaku saja,” kata Kasubdit Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Argo Yuwono di kantornya, Jumat (15/9/2017).

Setelah diizinkan, Zul malah berusaha melarikan diri. Dia mendorong salah satu polisi yang sedang mengawasinya. Tak pelak, petugas langsung memberi tindakan tegas kepada mantan sopir Husni Zakaria tersebut.

“Dia berusaha lari mendorong anggota yang ngawasin, akhirnya anggota lain memberikan tindakan tegas, didor, meninggal,” ujar Argo.

Jenazah pelaku lalu dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Semarang. Namun hari ini, jasad Zul sudah diserahkan kepada keluarga untuk dikebumikan.

“Sudah diambil tadi pagi oleh keluarga, oleh istri dia untuk dibawa ke Purbalingga. Dimakamkannya di sana,” kata Argo.

Sekadar informasi, motif pembunuhan sadis ini didasario sakit hati lantaran Perusahaan Garmen tersebut gulung tikar beberapa bulan lalu. Saat diberhentikan, mereka rupanya tidak diberi pesangon.

Padahal ketiganya diketahui sudah bekerja di pabrik tersebut selama bertahun-tahun. Zul lantas mengajak EK dan ST untuk menagih pesangon. Namun, ketika perjalanan niatnya berubah menjadi merampok sampai menghilangkan nyawa korban.

Akibat perbuatannya, pelaku terancam dikenakan Pasal 340 dan 365 dengan hukuman 20 tahun atau hukuman mati. (Kricom)

Categorised in: ,

Tidak ada komentar untuk Polisi Tembak Pelaku Pembunuhan Pengusaha Garmen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *