Polres Bolmong Tegaskan Dugaan Korupsi Dana Humas 7,3 M Disidik

Bagikan Berita ini!

LIDIK – Bolmong –  Aktivis LSM Irawan Damopolii meminta dugaan penyelewengan anggaran dana sebesar 7,3 Miliar ditindak lanjuti oleh Polres Bolmong , pungkas Irawan Damopolii pada media beberapa hari yang lalu.

Diketahui, kasus ini mencuat ke media lewat pesan broadcastnya salah satu pewarta, dimana dalam pesan singkatnya yang disebar menyebutkan, “Selain anggaran humas pemkab bolmong sebesar 7,3 Miliar dan anggaran survey 200 juta, masih banyak lagi kasus korupsi di pemkab bolmong, yang belum mencuat, tapi siap kami ungkap, tulisnya.

Akan hal tersebut  pihak polres bolaang mongondow berjanji akan menibdak lnjuti informasi adanya dygaan korupsi dana humas pemkab bolmong senilai 7.3 milyar tersebut. Hal ini disampaikan Kapolres Bolmong AKBP Faisol Wahyudi lewat Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) AKP Hanny Lukas, Minggu (12/03).

Kepada media, beliau mengatakan, kami akan selalu merespon informasu masyarakat, apalagi terkait dugaan korupsi, pasti kami akan lakukan penyelidikan dan jika didapati bukti permulaan yang cukup maka akan kami nakan ke penyidikan.

“Kita akan melakukan penyidikan terhadap dugaan penyimpangan 7,3 Miliar serta anggara survey sebesar 200 juta” kata Hanny melalui telephone  selularnya.

Terpisah, salah satu sumber yang sangat mengetahui akan dugaan korupsi pada dana humas pemkab bolmong ini mengatakan bahwa selama ini kami sangat kecewa karena pihak kepolisian khususnya polres bolmong terkesan tak ada niat untuk mengungkap kasus kasus korupsi yang terjadi seolah olah kasus kasus korupsi di bumi totabuan ini di biarkan saja.

Saya sangat bersyukur dan sangat berterimakasih kepada kapolres yang baru dan juga kasat serse yang baru yang telah mengeluarkan statmen untuk menindak lanjuti informasi terkait dugaan korupsi yang terjadi. mudah mudahan kapolres yang baru bersama kasat reskrim yang baru ini dapat membawa aurah baru dalam penanganan sejumlah kasus korupsi di bolaang mongondow.

Baca juga:   Ternyata PT. CONCH Tak Miliki Izin, Kapolda Harus Cabut Status Tersangka Yasti Soepredjo

Saya juga mengingatkan kepada pak kasat reskrim agar benar benar dugaan korupsi dana humas ini di sidik secara tuntas sehingga oknum yang dengan sengaja merampok uang rakyat ini dapat mempertanggung jawabkan perbuatanya secara hukum sebab rakyat sudah sangat muak dengan ukah para oknum oknun ini.

Jika kemarin kemarin hanya sampai di jadikan ATM berjalan oleh oknum oknum tertentu maka kali ini benar benar kami harapkan akan sampai ke meja hijau. Pungkas sumber yang meminta namanya tidak du publish.

Kami benar benar menaruh harapan besar kepada kapolres dan kasat reskrim yang baru untuk bisa menuntaskan kasus ini sehingga siapa yang berbuat dia harus bertanggungjawab. ( R )

 

About admin conect to Presiden Jokowi, Panglima TNI, Kapolri, Kajagung, KPK, BNN, Cyber Pungli 3022 Articles
LIDIK.NET adalah media online yang tegas dalam mengungkap skandal korupsi di negeri ini