Pos Polisi Lalulintas Ditembaki Teroris

Bagikan Berita ini!

LIDIK, Tuban – Kawanan terduga teroris menembaki Pos Polisi dengan sasaran anggota Sat Lantas Polres Tuban di Jalan Raya Pantura Tuban arah Semarang, tepatnya dari di wilayah Jenu dekat PLTU.

Peristiwa itu terjadi Sabtu (8/4/2017) sekitar pukul 09.00 WIB. Informasi yang didapat, pelaku yang berjumlah lebih dari dua orang tersebut menggunakan mobil jenis Daihatsu Terios warna putih dengan Nopol H 9037 BZ.

Mereka menembaki pos polisi dari dalam mobil. Namun, upaya penembakan tersebut tidak mengenai anggota. Setelah melancarkan aksinya, pelaku yang belum diketahui identitasnya ini melarikan diri menggunakan mobil tersebut.

Menerima serangan tersebut, petugas lalu melakukan pengejaran, tapi para terduga teroris ini meninggalkan mobil yang dikendarainya di Desa Beji, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban.

Saat ini, pelaku diduga kabur ke area perkebunan di daerah Semarang dan masih dilakukan pencarian oleh anggota Polres Tuban.

Dari mobil pelaku, ditemukan satu paspor dengan identitas B4284092, empat unit ponsel, satu unit handy talky (HT) dan satu kotak amunisi.

Sebelumnya, tiga terduga teroris ditangkap Tim Densus 88 antiteror dari wilayah Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, pada Jumat (7/4/2017). Ketiga terduga teroris tersebut berinisial ZA, HE, dan ZH. Diketahui, ZA sempat berperan dalam aksi teror bom Thamrin pada 2016 lalu.

Selain keterlibatan dengan aksi teror Bom Thamrin, Densus 88 membekuk ketiganya karena terindikasi hendak menyerang Polsek Brandong, di Jawa Timur. Berdasarkan informasi, penyerangan akan dilakukan menggunakan empat pucuk senjata api.

“Mereka berencana melakukan penyerangan ke suatu Polsek di Lamongan,” kata Kabagpenum Divhumas Polri, Kombes Martinus Sitompul, di Komplek Mabes Polri, Jumat (7/4/2017).

Baca juga:   Ketika Jaksa Agung Sebut Bos MNC Tersangka, Polri HT Masih Status Saksi

Kriminalitas

About admin conect to Presiden Jokowi, Panglima TNI, Kapolri, Kajagung, KPK, BNN, Cyber Pungli 3027 Articles
LIDIK.NET adalah media online yang tegas dalam mengungkap skandal korupsi di negeri ini