Prabowo Akan Jemput Habib Risieq Shihab Ke Arab Saudi Sebelum Pilpres

Bagikan Berita ini!

Rencana kepulangan imam besar FPI, Habib Rizieq Shihab, dikomentari Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Dirinya menanggapi santai terkait adanya rencana capres nomor urut 02 Prabowo Subianto yang ingin menjemput pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab di Arab Saudi.

“Itu terserah beliau (Prabowo Subianto),” ujar JK di di Kantor Wakil Presiden RI, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (23/10/2018).

Menurut dia, kepulangan Rizieq ke Indonesia tak bakal mempengaruhi elektabilitas pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Saya kira tidak (pengaruhi elektabilitas Jokowi-Ma’ruf),” tutur Ketua Dewan Pengarah TKN Jokowi-Ma’ruf itu.
Sebab, kata Kalla, seperti diketahui ada hubungan yang terjalin baik antara cawapres Jokowi, Ma’ruf Amin itu dengan Rizieq Shihab.

Kedua pernah sama-sama berada dalam satu kegiatan aksi bela islam 212 lalu, di mana Ma’ruf Amin juga meneken Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF MUI) dalam kasus penistaan agama yang dilakukan oleh mantan gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahjapurnama alias Ahok.

“Karena jangan lupa pak Jokowi dan Pak Ma’ruf Amin, sedangkan gerakan yang dipimpin oleh Habieb Rizieq itu namanya Gerakan membela fatwa majelis ulama, lho yang teken ini Pak Ma’ruf Amin, bagaimana berlawanan (menggerus elektabilitas), kan sulit kan,” terang JK.

Usulan tersebut disampaikan oleh Mantan Danjen Kopassus itu dalam peringataan Hari Santri Nasional dan Milad Front Santri Indonesia pertama di Ciawi, Bogor, kemarin (Senin 22 Oktober 2018). Prabowo berharap Rizieq dapat pulang sebelum Pilpres 2019.
Seperti diketahui, Rizieq Shihab telah berada di Arab Saudi sejak tahun lalu. Ia enggan kembali ke Tanah Air usai menunaikan ibadah umrah, seiring kasus dugaan chat pornonya diusut oleh Polda Metro Jaya.

Baca juga:   Diberhentikan Jokowi Dari Panglima, Jenderal Gatot Nurmantyo Tidak Akan Pensiun Dini

Ketua GNPF Ulama Yusuf Muhammad Martak mengungkapkan bahwa Habib Rizieq Shihab dicekal oleh pemerintah Arab Saudi.

Yusuf Muhammad Martak berbicara Habib Rizieq Shihab dicekal Arab Saudi saat menjadi narasumber di acara Indonesia Lawyers Club (ILC) TVONE.

Sebelum menjelaskan alasan Habib Rizieq Shihab dicekal Arab Saudi, Yusuf Muhammad Martak terlebih dahulu menyinggung soal omongan Kapitra Ampera.

Menurut Yusuf, mantan pengacara Habib Rizieq Shihab, Kapitra Ampera untuk tidak berbicara bohong.

“Saya memohon kepada saudara Kapitra untuk jangan terlalu banyak mengembangkan isu bohong,” katanya.

Malah, menurut Yusuf Kapitra sama sekali belum pernah bertemu dengan Habib Rizieq Shihab.

“Kapitra itu tidak pernah bertemu Habib Rizieq,” katanya.

Yusuf Muhammad Martak mengatakan status Habib Rizieq Shihab saat ini ialah dicekal oleh pemerintah Arab Saudi.

“Habib Rizieq statusnya saat ini statusnya dicekal, tidak bisa kekluar dari Saudi Arabia,” katanya.

Menurut Yusuf ketika itu, visa Habib Rizieq masih berlaku.

Pakta itu diteken oleh Prabowo dan perwakilan peserta Ijtima Ulama II, yaitu KH Abdul Rosyid Abdullah Syafii serta Ketua GNPF Yusuf Muhammad Martak.

Poin ke-16 dari pakta integritas GNPF Ulama yang disetujui Prabowo menyebutkan siap menggunakan hak konstitusional dan atributif yang melekat pada jabatan presiden untuk melakukan proses rehabilitasi, menjamin kepulangan, serta memulihkan hak-hak Habib Rizieq Shihab sebagai warga negara Indonesia.

Berikut bunyi poin ke-16 pada pakta integritas tersebut.

“Siap menggunakan hak konstitusional dan atributif yang melekat pada jabatan Presiden untuk melakukan proses rehabilitasi menjamin kepulangan, serta memulihkan hak-hak Habib Rizieq Shihab sebagai warga negara Indonesia, serta memberikan keadilan kepada para ulama, aktivis 411, 212, dan 313 yang pernah/sedang mengalami proses kriminalisasi melalui tuduhan tindakan makar yang pernah disangkakan. Penegakan keadilan juga perlu dilakukan terhadap tokoh-tokoh lain yang mengalami penzaliman.”

Baca juga:   Gunakan nama orang oknum Pejabat Di Bolsel Kuasai tanah warga.

Hal tersebut terlampir pada bagian Lampiran Keputusan Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional II Nomor: 02/IJTIMA/GNPF-ULAMA/MUHARRAM/1440 H yang dibagikan kepada para peserta Ijtima Ulama 2.

 

sumber tribn

About admin conect to Presiden Jokowi, Panglima TNI, Kapolri, Kajagung, KPK, BNN, Cyber Pungli 3078 Articles
LIDIK.NET adalah media online yang tegas dalam mengungkap skandal korupsi di negeri ini