PT. JRBM Diduga Menggunakan Merkuri, Kasus Minamata Dikhawatirkan Bakal Terulang

Bagikan Berita ini!

Bolmong – LIDIK, Perusahaan pertambangan emas raksasa PT. J RESOURCES Bolaang Mongondow yang melakukan kegiatan di blok Bakan kecamatan lolayan Kabupaten Bolaang Mongondow, diduga masih menggunakan merkuri dalam pengelolaan emas.

Dugaan ini diperkuat dengan kasus yang menimpa salah satu eks karyawannya bernama Muklis Usulu, yang telah di PHK beberapa waktu lalu.

Pemutusan hubungan kerja tersebut justru dilakukan oleh pihak PT. J. RESOURCES Bol Mong pada saat dia sedang dalam kondisi sakit, dari laporan hasil pemeriksaan laboratorium kesehatan, menjelaskan bahwa Muhlis terpapar merkuri.

Direktur​ intelejen Lembaga Anti Korupsi republik Indonesia (LAKRI), Andi J. Riyadi, mengecam keras atas sikap perusahaan terhadap karyawan, ” semestinya PT. J. RESOURCES Bol Mong, jangan memutuskan hubungan kerja dengan karyawan yang sementara sakit”.

“sakit yang diderita Muhlis diduga diakibatkan oleh merkuri yang oleh pemerintah Indonesia sudah dilarang penggunaannya, tapi mengapa perusahaan raksasa seperti PT J Resources Bol Mong masih juga terus menggunakannya,” kata Andi dengan nada suara tinggi

“Saya jadi khawatir kejadian Minamata di Jepang bakal terulang dan menyerang masyarakat Bol mong, saat ini juga saya meminta pemerintah pusat dalam hal ini kementerian kehutanan dan lingkungan hidup, kementrian Kesehatan, Polri dan pemerintah provinsi Sulawesi Utara segera melakukan langkah dengan menurunkan tim untuk Investigasi dugaan penggunaan merkuri ke PT. J Resources Bol Mong” pungkas Andi.

Sementara itu Kisman Paputungan, SH Humas PT. J RESOURCES Bol Mong, membantah soal tersebut, saat dimintakan keterangan terkait dengan penggunaan merkuri di pengolahan emas PT. J. Resources Bol Mong blok bakan,

“J Resources tidak menggunakan bahan berbahaya seperti Merkuri, jika hasil pemeriksaan medis terhadap Muhlis Usulu mengatakan demikian, kita tentu harus mengkonfirmasikan kembali ke laboratorium dimana tempat yang bersangkutan memeriksakan diri terkait hasil yang diberikan laboratorium” kata Kisman. (Didi)

Baca juga:   Kombes Argo Yuwono : Pihaknya Tak Dapat Menjerat Pemilik Atau Pengelola Hotel Alexis

About admin conect to Presiden Jokowi, Panglima TNI, Kapolri, Kajagung, KPK, BNN, Cyber Pungli 3079 Articles
LIDIK.NET adalah media online yang tegas dalam mengungkap skandal korupsi di negeri ini