Sakti Memang,,,!!! Sebanyak 700 Lebih Warga Mokupa Banjiri Reses Wenny Lumentut



Bagikan Berita ini!

LIDIK.NET, Deprov – Momentum reses dimanfaatkan betul-betul oleh anggota DPRD Sulut. Diantaranya, Wakil DPRD Sulut, Wenny Lumentut yang melakukan reses di Desa Mokupa kecamatan Tobariri membludak samapi 700 lebih warga hadir di reses tersebut, kamis (4/5).

Dalam pertemuan tersebut, Wenny Lumentut memaparkan arti dan maksud diadakan reses itu, Lumentut mengatakan, reses itu adalah Masa istirahat kerja DPRD untuk bertemu dengan konstituen di daerah pemilihannya masing-masing dalam maksud agar anggota legislator dapat menyerap aspirasi atau mendengar langsung dari masyarakat.

Kegiatan Reses Wenny Lumentut kali ini berlangsung cukup dinamis, dimana masyarakat diajak langsung terlibat diskusi dalam Reses tersebut ada yang menarik, warga lebih banyak menyampaikan aspirasi mengenai persoalan kesejahteraan warga.

Permasalahan yang sangat krusial adalah air bersih, sebut warga, sebab kalau musim panas airnya kering sebaliknya pada musim hujan airnya keruh dan kotor. Disisi lain desa Mokupa sampai saat ini belum memiliki sarana olah raga seperti sarana pendukung adalah lapangan sepak bola yang disampaikan oleh pemuda setempat.

Bukan hanya itu, masyaakat mempersoalkan keamanan yang sudah tidak terkontrol lagi, yang sering terjadi perkelahian antar pemuda.

Menanggapi akan hal itu dihadapan 700 lebih warga, Wenny Lumentut mengatakan, semua yang menjadi permasalahan warga akan ditampung dan diperjuangkan, sebab ada permasalahan menjadi wewenang kabupaten dan ada juga kewenangan Provinsi.

” kami akan lanjutkn apa yang menjadi permasalahan, agar pemerintah kabupaten maupun provinsi dapat ditindaklanjuti, tapi masyarakat harus bersabar sebab pemerintah juga melihat dari sisi prioritas yang mana akan didaluhukan, harapan saya masyarakat dapat memasukan proposal agar apa yang dibutuhkan warga dapat difasilitasi oleh pemerintah,” jelas Lumentut.

Baca juga:   Gelar Sidang Paripurna,DPRD Sulut Tetapkan Dua Ranperda.

Wenny juga memgatakan kalau masalah air bersi belum juga ditindaklanjuti oleh pemerintah, Wenny berharap diberi waktu 3 bulan masalah itu akan diselesaikan dengan anggaran pribadi agar supaya masyarakat dapat menikmati air bersih.

Dari pantauan LIDIK.NET, Wenny saat reses ditempat itu memberikan bantuan uang tunai sebesar 50 juta rupiah kepada pemerintah untuk dipergunakan di desa mokupa.

(antomochtar)