SAM Para Pemenang Tender Harus Tanda Tangan Kontrak Di Depan Polisi,Jaksa & LSM



Bagikan Berita ini!

LIDIK – BOROKO – Baru baru ini LPSE dan ULP kabupaten Bolaang mongondow utara telah mempublikasikan Pemenang Lelang Sejumlah Proyek dikabupaten Bolaang Mongondow utara di harapkan melakukan sistim informasi dan publikasi yang akuntabel.

Hal ini dimintakan untuk sebagai bentuk pengawasan masyarakat dan dinas atupun institusi yang berkompoten seperti kejaksaan, kepolisian, LSM, Pers Serta masyarakat.

Ketua DPC Gapeksindo (Gabungan Perusahaan Konstruksi Nasional Indonesia) Kab. Bolmong Utara Syamsudin Olii mengusulkan agar pada saat Penanda Tanganan Kontrak kerja semua paket proyek APBD 2017 harus di lakukan dihadapan masyarakat yang di sponsori oleh Pihak pihak yang berkompoten khusus pihak kejaksaan Negeri Boroko sebagai bentuk sosialisasi dan pencegahan tindakan yang melanggar hukum esensinya daerah yang berhasil menegakan hukum adalah bagaimana meminimalisir pelanggaran bukan sebaliknya besar dan banyaknya kasus pelanggaran hukum justru di anggap keberhasilan atau kesuksesan para penegak hukum.

harusnya sub Bidang pencegahan harus dilakukan maka momentum penanda tanganan kontrak semua perusahan pemenang tender harus dilakukan di hadapan semua stagholder dan pihak perusahan pemenang tender harus dan wajib menghadirkan Direktur, kuasa direktur, pelaksana teknik dan administrasi serta memeliki kantor perusahan diwilayah kerja kabupaten bolaang mongondow utara.

Hal ini untuk memudahkan sistim koordinasi dan pengawasan secara berkelanjutan terang Syam Olii.

Selama ini banyak perusahaan perusahaan siluman yang mendapatkan pekerjaan di pemerintahan dan ujung ujungnya banyak juga pekerjaan yang tidak beres. Untuk mencegah hal tersebut kami menekankan kepada panitia lelang untuk penandatanganan kontrak harus di Wilayah Bolmut dan di saksikan oleh aparat kepolisian, kejaksaan dan LSM. Hal ini guna optimalisasi pengawasan agar tidak terjadi tindak pidana korupsi. Tambahnya. ( xc )

Baca juga:   Sulut Corupption Watch, desak Kapolda seriusi kasus korupsi dana audiens Bolmong