Sekjen Hanura Suding Usulkan Presidential Threshold 10 Persen

Bagikan Berita ini!

LIDIK – Jakarta – RUU Pemilu yang tengah digarap legislatif sampai saat ini belum berkelanjutan titik temu. Salah satunya perihal kepresidenan di mana para partai politik masih berbeda pandangan.

Salah satu partai pendukung pemerintah, Hanura pun ikut bersikap. Ia menginginkan batas batas pencalonan presiden ada di angka 10 persen.

Sikap Hanura itu cukup banyak jika ditinjau dari keputusan pemerintah, Kementerian Dalam Negeri tetap tahan PT sebesar 20 persen atau sama dengan pilpres 2014 lalu.

Saat disinggung perihal alasan pengambilan keputusan, Hanura menilai tak ada masalah yang serius dalam kebijakan pilpres 2014 lalu, meski kali ini berbeda sikap dengan pemerintah.

“Kami mencoba untuk menjembatani antara pemerintah dan parpol, karena batasnya 0-25 persen, maka kami ambil jalan tengahnya saja,” kata politisi Hanura, Syarifudin Sudding, Jumat (16/6/2017).

Dengan demikian, ia berharap, baik parpol maupun pemerintah dapat mencapai kesepakatan perihal kebijakan yang akan diterapkan untuk pilpres 2019 mendatang.

“Mudah-mudahan pembahasan ada titik temu. Karena tinggal itu, yang lainnya kan hanya turunan, seperti masalah parlementiary threshold dan kebijakan kursi, “tandasnya. (Krimunalitas)

Baca juga:   Sidang Paripurna LKPJ DPRD SULUT Tahun 2015
About admin conect to Presiden Jokowi, Panglima TNI, Kapolri, Kajagung, KPK, BNN, Cyber Pungli 3020 Articles
LIDIK.NET adalah media online yang tegas dalam mengungkap skandal korupsi di negeri ini