Sidang kasus korupsi Minut Dilaksanakan di Rumah sakit, JT Di Opname, VAP Aman?

Bagikan Berita ini!

LIDIK. NET – MANADO – Jadwal sidang kasus dugaan tindak pidana korupsi (TIPIKOR) Pemecah Ombak di Desa Likupang 2 Kecamatan Likupang Timur Kabupaten Minahasa Utara (Minut) yang merugikan negara Rp8,8 miliar sempat ditunda, karena terdakwa JT alias Junjungan harus di opname di Rumah Sakit Advent.

Untuk membuktikan kebenaran kabar tersebut, Majelis Hakim yang diketuai Vincentius Banar, SH. MH. didampingi dua hakim lain yaitu Arkanu SH. MHum dan Edy Darma Putra, SH. MH, Jumat (13/7/2018) pagi sekira pukul 09.00 wita.

terdakwa Junjungan memang dalam keadaan sakit dan butuh perawatan media secara serius. Bahkan, saat sidang lokasi, terdakwa menceritakan kejadian hingga dirinya harus dilarikan oleh petugas ke rumah sakit.

Usai itu, dilanjutkan dengan mengorek keterangan medis dari dokter yang menangani terdakwa.
Dan, dokter pun menjelaskan bahwa terdakwa memang membutuhkan perawatan medis serius karena terjadi penyempitan pembuluh darah di kaki, yang menyebabkan obat yang dikonsumsi terdakwa tidak berfungsi dengan baik.

“Jadi, apa tindakan selanjutnya? Apakah pasien memang harus dirawat di rumah sakit lain? Apakah di rumah sakit ini tidak ada alat yang dibutuhkan pasien?” tanya Ketua Majelis Hakim, Banar kepada dokter. Dokter pun mengiyakan pertanyaan tersebut.

“Di rumah sakit ini tidak ada alatnya, jadi harus dirujuk ke rumah sakit lain. RSUP Malalayang adalah rumah sakit terlengkap,” tutur dokter.

Sidang pun akan kembali digelar pada siang hari di Pengadilan Tipikor Manado dengan agenda mendengarkan keterangan saksi yang menghadirkan saksi dokter yang sudah menangani terdakwa selama berada di Rumah Sakit Advent. (Red)

Baca juga:   Terungkap Dalam Dakwaan Jaksa " VAP " Terima Uang Korupsi Pemecah Ombak 8,3 M
About admin conect to Presiden Jokowi, Panglima TNI, Kapolri, Kajagung, KPK, BNN, Cyber Pungli 3016 Articles
LIDIK.NET adalah media online yang tegas dalam mengungkap skandal korupsi di negeri ini