SVR Galang Kekuatan Terkait Pencopotan Sebagai Ketua Golkar Sulut

Bagikan Berita ini!

LIDIK, Sulut – Walau sudah ditetapkanya Hamka B Kadi sebagai Pelaksana Tugas (Plt), namun Vreeke Runtu tetap bersikukuh menyatakan sebagai Ketua DPD Partai Golkar Sulut. Bahkan dalam waktu dekat Vreeke Runtu akan mengumpulkan para elit politik Partai berlambang pohon beringin untuk mengadakan rapat.

Rapat partai yang direncanakannya akan digekar dalam pekan berjalan ini. Vreeka juga memastikan dirinya yang nantinya menandatangani undangan dalam kapasitas sebagai ketua DPD Golkar Sulut yang sah.

“Minggu ini akan rapat, saya akan mengeluarkan undangan kepada seluruh pengurus Golkar Sulut,” ujar Vreeke kepada wartawan, Senin (11/9/2017).

Menyentil siapa yang nantinya akan memimpin rapat, Vreeke menuturkan jika itu tergantung situasi apakah dari DPP atau DPD. Hanya saja, dia memastikan jika yang nantinya di undang adalah ketua-ketua DPD. “Kita lihat saja nanti siapa yang akan memimpin rapat, apakah DPP atau DPD,” sebut Vreeke.

Dalam kesempatan tersebut, Vreeke kembali menegaskan belum menerima surat pergantian dirinya sebagai Ketua DPD I Golkar Sulut.

“Sampai hari ini belum melihat dan menerima SK tersebut. Kalaupun ada pemberitahuan, kita lihat nanti mekanismenya seperti apa. Apapun yang terjadi, kader Golkar akan taat. Kader Golkar yang mapan tidak akan mempersoalkan itu,” tegas Vreeke.

Diketahui, dalam Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar No : KEP-242/DPP/GOLKAR/VIII/2017 tertanggal 21 Agustus 2017, SVR diberhentikan dan ditunjuk Hamka B Kadi sebagai Pelaksana Tugas Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Sulawesi Utara.
SK tersebut memperhatikan rapat-rapat DPP Partai Golkar serta surat permintaan dari Sepuluh (10) DPD Partai Golkar Kabupaten/Kota di Sulawesi Utara.

(antomochtar)

Baca juga:   Komisiner KPU & Ketua Panwas Ditangkap Polisi Karena Terima Suap
About admin conect to Presiden Jokowi, Panglima TNI, Kapolri, Kajagung, KPK, BNN, Cyber Pungli 3022 Articles
LIDIK.NET adalah media online yang tegas dalam mengungkap skandal korupsi di negeri ini