Tanggal 8 Januari Gubernur Sulut Olly Dondokambey Digarap KPK



Bagikan Berita ini!

LIDIK.NET – JAKARTA – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey mangkir dari panggilan penyidik KPK untuk pemeriksaan sebagai saksi kasus korupsi e-KTP. Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan Olly telah mengirimkan surat atas ketidakhadirannya.
“Alasan yang bersangkutan (Olly) tak hadir karena adanya tugas dinas,” ujar Febri saat dikonfirmasi, Kamis (4/1).
Olly sebelumnya dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan saksi untuk tersangka kasus e-KTP, Markus Nari. Febri mengatakan, dalam surat yang dikirimkan, Olly meminta agar KPK menjadwalkan ulang pemeriksaannya.
“Yang bersangkutan mengirimkan surat permintaan penjadwalan ulang untuk Senin (8/1),” kata Febri.
Diketahui, KPK hari ini menjadwalkan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi untuk Markus Nari. Mereka adalah kakak dari pengusaha Andi Agustinus, Dedi Prijono; politikus Partai Demokrat, Mirwan Amir; serta politikus Partai Partai Keadilan Sejahtera, Tamsil Linrung.
Selain Olly, politikus PKS Tamsil Linrung juga turut mangkir dari pangggilan penyidik KPK. Namun berbeda dengan Olly, hingga saat ini penyidik belum menerima alasan yang melatar belakangi Tamsil tak hadir dalam pemanggilan kali ini.
Untuk diketahui Gubernur Sulut Olly Dondokambey sebelumnya dituding KPK menerima uang hasil korupsi e-Ktp sejumlah USA 1,2 juta Dolar. tak hanya itu bahkan Nasarudin dengan gamblang membebwekan bahwa Olly Dondokambey terlibat dalam kasus korupai e-ktp ini. Publik menunggu apakah KPK mampu menjerat Bendahara Umum PDI PERJUANGAN itu? Ataukah nyanyian Nasarudin itu justru tak mampu menembus batas perrahanan Olly Dondokambey selaku orang kepercayaan ketua Umum PDI – Perjuangan Megawari Soekarno Putri