Terbongkar,, Ternyata Penonaktifan Bupati Talaud SWM Karena Laporan Gubernur Olly Dondokambey



Bagikan Berita ini!

LIDIK.NET – MANADO – Sri Wahyumi Manalip menjadi kepala daerah pertama yang terkena sanksi karena tidak izin saat pergi ke luar negeri. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyebut sebelumnya belum ada laporan atau temuan kepala daerah pergi tanpa izin.

“Apa yamg dialami Bupati kepulauan Talaud saat Ini merupakan kasus pertama diberhentikan (sementara) karena disiplin atau meninggalkan tempat tanpa ijin,” kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri, Arief M Edie, saat dihubungi detikcom, Sabtu (13/1/2018).

Arief menyebut sanksi tegas ini diberikan kepada sri Manalip Bupati Talaud karena ada laporan dari Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey kepada Kemendagri. Setelah itu, Kemendagri mengecek untuk memastikan kebenarannya lapiran dari Olly Dondokambey itu.

“Kasus itu kan dilaporkan oleh Gubernur Sulawesi Utara. Gubernur melaporkan bahwa bupati ini telah meninggalkan tempat tanpa izin. Kemudian setelah dicek, beberapa kali keluar negeri, khusus untuk tanggal 22 Oktober-12 November 2017, beliau tidak megajukan izin,” ucap Arief.

Pihak Kemendagri menyayangkan alasan tidak ada waktu untuk melapor. Padahal, hal itu bisa dilakukan sembari mengurus visa ke Amerika Serikat (AS).

“Untuk urus visa Amerika kan ada proses, maka beliau tidak ada alasan waktu. Begitu diundang, harusnya secara bersamaan ajukan ke Kemendagri, ajukan ada tugas pergi. Tembuskan dong ke Gubernur ke Kemendagri, kan sama berjalan,” ucap Arief.

Sebelumnya, Sri mendapat sanksi dinonaktifkan selama tiaga bulan karena perki ke AS tanpa izin. Pihak Kabupaten Talaud mengatakan kepergian Sri untuk kepentingan dan kemajuan daerahnya. Bukan untuk jalan jalan seperti mereka.

“Kegiatannya belajar tentang ekonomi maritim. Undangannya dari Konsulat Jenderal Amerika yang ada di Indonesia,” kata Kabag Humas Pemkab Talaud Femy Unsong, Sabtu (13/1).

Sri mengikuti prosedur pihak panitia karena undangan yang datang kepadanya setelah mengikuti seleksi se-Indonesia. Dia mengaku tak sempat berkonsultasi dengan pihak pemda dan pemerintah pusat karena waktu yang mepet.

“Waktunya kemarin sangat mepet sekali untuk kita interview. Jadi kemarin mereka kembalikan surat saya, dan surat yang dibuat tak sempat lagi dibawa ke sana,” ucap dia.

Disisi lain penonaktifan bupati kepulauan talaud oleh kemendagri gara gara laporan gubernur sulut Olly Dodnokambey menuai kecaman dari sejumlah aktifis. Contohnya aktifis perempuan yang dikenal sangat berani Maria Taramen dalam status facebooknya menulis bahwa jika penonaktifan ini bemar benar karena aturan harusnya diberlakukan sama dengan yang lain dong gubernur saja sering meninggalkan daerah tanpa ijin masyarakat padahal rakyat yang memilihnya.

Berikut status facebooknya.
Bupati Talaud so resmi di non aktifkan.
Kesalahannya jelas..berangkat keluar negeri tanpa ijin.
Karna waktu kunjungan pejabat propinsi ke Talaud,Bupati nda di tampa.

Kong tu torang pe Bpk Gub yang slalu nda ada di Sulut kurang jaga lia di TV slalu di Jakarta, kenapa nda di non aktifkan dank?????
Dia le kan brangkat Jakarta tanpa ijin. Ijin dari masyarakat Sulut 😄😄😄😂
Tiap mo menghadap, jawaban cuma 1, Gub lagi di luar daerah.
Putar TV ba uni brita…Gub kote ada di Jakarta.
kalo memang mo terapkan tu aturan, kase rata kwa, biar adil.
Masa laeng boleh laeng nimbole.
Payah dank……

 

(Red)