Tompo : Penetapan TERSANGKA Oknum Bupati Bolmong Sudah Sesuai Prosedur, Sebaiknya Jangan Dibelok-belokan



Bagikan Berita ini!

LIDIK Manado – Terkait penetapan status tersangka terhadap oknum Bupati Bolmong, YSM Alias Yasti yang sampai hari ini terus menuai pro dan kontra warga di bumi Totabuan.

 

Penetapan tersangka kepada orang nomor satu di Bolmong itu oleh sebagian warga dinilai tidak tepat. Namun, pihak Polda Sulut melalui Kabid Humas Kombes Pol Ibrahim Tompo menjelaskan bahwa pihaknya juga prihatin dengan apa yang terjadi pada kejadian penutupan paksa PT Conch North Sulawesi Cement yang berujung pada perusakan beberapa fasilitas harta benda milik perusahaan yang akhirnya menjadi proses pidana terhadap tersangka YSM alias Yasti, namun menurutnya hal tersebut harus dilakukan Polda dalam tanggung jawabnya sebagai institusi penegak hukum.

“Dimana adanya perbuatan pidana maka Polda memrosesnya dan kita bekerja dengan menjalankan serta mengikuti prosedur dan selain itu juga melalui tahapan yang cukup hati hati,” jelasnya, Kamis (27/7).

Ditambahkan Tompo, dalam Proses kasus pidana ini sebaiknya pengamat bijak untuk menyikapinya karena kasus pidananya jelas dan buktinya juga sangat cukup.

“Oleh karena itu jangan dibelok-belokkan ke masalah izin atau membela masyarakat karena apa yang terjadi pada saat upaya penertiban yang dilakukan oleh Pemda Bolmong adalah karena pelaksanaan yang tidak sistematis dan tidak mengikuti prosedur maka timbul pidananya,” ungkap perwira tiga melati ini.

Jika saja saat itu Pemda bolmong melakukan penertiban dengan mengikuti prosedur dan aturan tentang penertiban mungkin saja tidak timbul pidana dan jika tidak ada pidana maka Polda tidak akan memproses pidana terhadap srikandi Bolmong itu.

“Pemda melakukan penertiban secara unprosedural. Maka disanalah polisi hadir,” pungkas Tompo. (Didi)

Baca juga:   Pembegal Sabet Karyawan Bank Pakai Samurai
About admin conect to Presiden Jokowi, Panglima TNI, Kapolri, Kajagung, KPK, BNN, Cyber Pungli 2925 Articles
LIDIK.NET adalah media online yang tegas dalam mengungkap skandal korupsi di negeri ini