Menu MENU
Home » Hotnews » Vien Wangania Ucapkan Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya Istri Bung Tomo

Vien Wangania Ucapkan Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya Istri Bung Tomo

(477 Views) September 1, 2017 10:32 am | Published by | No comment

LIDIK – Jakarta – Telah Berpulang ke Rahmatullah, SAKSI SEJARAH PERJUANGAN AREK SUROBOYO, “Ibu Sulistina Soetomo ( Istri Bung Tomo)” , tadi pagi, Rabu 31 Agustus di Usia 91’tahun.

Semoga Almarhumah Mendapat tempat terindah disisi Allah SWT Yang Maha Pengasih dan Penyayang.

Rencana rute penjemputan jenasah dan rombongan : Pesawat Batik Air yg membawa jenasah Almarhumah take off dr Jakarta pukul 12.50. Tiba di Juanda Sby pk 14.00 langsung ke Masjid Agung. Penjemputan sdh dikoordinasikan oleh Kogartap dan Protokol Pemda tk 1 Jatim. Setelah disholatkan menuju makam Ngagel. Semoga tahapan tahapan ini bisa menjadi patokan bagi teman teman yang akan bergabung untuk menyampaikan bela sungkawa.

Jenazah akan diberangkatkan ke Surabaya hari ini Pukul 11.30 Wib dari rumah duka Jl.Haji Muhasyim Buntu no 45, Tarogong, Fatmawati, Cilandak Barat Jakarta.

Jenazah dari Bandara Juanda, di shalati di Masjid Al Akbar kemudian langsung dimakamkankan di TPU Ngagel, Jl. Bung Tomo Surabaya di samping makam Bung Tomo.

Vien Wangania Selaku Politisi mudah yang banyak belajar dari semangat juang bung Tomo menyampaikan rasa bela sungkawa atas berpulangnya istri tercinta dari Bung Tomo nyonya Sulistina Soetomo. Selamat jalan bu jasamu dan perjuanganmu mendampingi Bung Tomo Kan selalu di kenang di negeri ini. Tukas Vien Wangania SH.

Untuk di ketahui bawa dikala itu Ribuan penduduk menjadi korban, banyak yang meninggal dan lebih banyak lagi yang luka-luka. Pemandangan tanggal 30 November 1945, sepanjang mata memandang, bergelimpangan mayat terbujur kaku, hangus, serpihan daging dari 30.000 orang.

Para pejuang rela berkorban nyawa berjibaku mempertahankan kehormatan tanah airnya, Surabaya. Peristiwa berdarah di Surabaya ketika itu juga telah menggerakkan perlawanan rakyat di seluruh Indonesia untuk mengusir penjajah dan mempertahankan kemerdekaan.

Di balik pertempuran dahsyat yang terjadi pada tanggal 10 Nopember 1945, ada sebuah nama yang mempunyai andil besar dalam memompa semangat, keberanian, dan rasa cinta tanah air khususnya kepada arek-arek Suroboyo. Dialah Sutomo atau biasa disebut Bung Tomo yang lahir di Surabaya pada tanggal 3 Oktober 1920.

Bung Tomo adalah seorang wartawan yang aktif menulis di beberapa surat kabar dan majalah, di antaranya: Harian Soeara Oemoem, Harian berbahasa Jawa Ekspres, Mingguan Pembela Rakyat, Majalah Poestaka Timoer, menjabat sebagai wakil pemimpin redaksi Kantor Berita pendudukan Jepang Domei, dan pemimpin redaksi Kantor Berita Antara di Surabaya.

Beliau juga menjabat sebagai pucuk pimpinan Barisan Pemberontak Rakyat Indonesia (BPRI) yang akhirnya dilebur ke dalam Tentara Nasional Indonesia.

BPRI bertugas mendidik, melatih, dan mengirimkan kesatuan-kesatuan bersenjata ke seluruh wilayah tanah air.

Dalam perjuangannya membela tanah air ia di dampingi oleh almarhuma istri tercinta Sulistina Soetomo yang saat ini telah berpulang ke rumah bapa yang di sorga.

Dibalik kesuksesan suami selalu ada sosok istri yang hebat mendampinginya. ( red )

Tidak ada komentar untuk Vien Wangania Ucapkan Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya Istri Bung Tomo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *