Voni Panambunan Belum Dijadikan Tersangka, TW LMI Ancam Kejati Sulut

Bagikan Berita ini!

LIDIK.NET – MANADO – Keseriusan LMI (Laskar Manguni Indonesia) dalam mengawal kasus korupsi tidak main main. Hal ini di buktikan oleh Tonaas LMI Pdt Hanny Pantouw saat dirinya bersama dengan pengurus DPP LMI menyambangi Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara yang diterima langsung oleh Kajati Sulut Roskanaedi SH, Kamis 22/11-2018.

Pada media, usai berdiskusi dengan Kajati Sulut Roskanaedi SH di ruang kerjanya, Tonaas Hanny Pantouw mengatakan bahwa kehadirannya ke kejaksaan ada 2 tujuan yaitu untuk menanyakan terkait perkembangan kasus pemecah ombak Minut yang diduga melibatkan Bupati Minut Vonny Panambunan sudah stop atau masih lanjut. Yang kedua untuk memberikan dukungan pada Kejaksaan Tinggi agar tetap profesional agar kasus ini tetap berjalan.

“Bukan dukungan yang berbau negatif tapi kehadiran LMI disini untuk memberi support dan kepercayaan bahwa Korps Baju coklat tetap profesional dalam mengawal kasus ini,”ujar Tonaas Hanny.

Pernyataan tegas disampaikan oleh Tonaas bahwa LMI tidak akan berhenti dan akan terus mengawal kasus korupsi pemecah ombak ini dan jika kasus ini berhenti hanya sampai pada Junjungan Tambunan dirinya sendiri yang akan membawa dan melaporkan kasus ini ke KPK.
” minta maaf dihadapan Kajati saya mau katakan kalau toh kasus ini hanya sampai pada Junjungan Tambunan kita LMI yang akan lapor resmi kasus ini KPK,”tegas Tonaas.

Pada media Tonaas Hanny Pantouw mengungkapkan kebingungannya atas ulah Vonny Panambunan dalam perkara pemecah ombak. Dia kan dipanggil sebagai saksi bukan sebagai terdakwa kenapa harus takut hadir.
“kalau saya di panggil kapasitas sebagai saksi justru sebenarnya kesempatan untuk membeberkan bahwa saya tidak terlibat atau bersalah,kalau tidak hadir berarti ada apa apanya, “tegas Tonaas

Baca juga:   Ketum Gerindra VS Anggota DPR RI Hanura Gara Gara Rampok Orang Susah

Lanjut tegas Tonaas pada media.
“jadi jangan salahkan kalau masyarakat berpikir bahwa dia tidak datang karena takut, makanya kita serahkan pada kejaksaan film ini tamatnya di mana,”beber Tonaas.

Menanggapi pernyataan dari Tonaas LMI Kajati Roskanaedi mengatakan pada media bahwa kasus pemecah ombak masih terus berjalan dan masih memungkinkan tergantung perkembangan terakhir.

“kasus pemecah ombak tak akan berhenti sampai pada ujungnya nanti,”ujar Kajati.

Di bagian akhir Kajati mengucapkan terima kasih pada Tonaas Hanny Pantouw dan LMI yang terus memberi support pada kejaksaan agar kejaksaan jangan berhenti dan jangan patah semangat memproses kasus ini.
“Terima kasih atas kehadiran LMI disini yang terus memberi support pada kami agar tidak patah semangat dan terus lanjut dalam memproses kasus ini. (iin)

 

About admin conect to Presiden Jokowi, Panglima TNI, Kapolri, Kajagung, KPK, BNN, Cyber Pungli 3078 Articles
LIDIK.NET adalah media online yang tegas dalam mengungkap skandal korupsi di negeri ini