Warga Minta, Mantan Hukumtua Raanan baru, Modi jujur Masalah Dana Kantin Desa

Bagikan Berita ini!

LIDIK. NET – MANADO – Warga ranaan baru 1 pertanyakan anggaran kantin desa yang seharusnya di peruntukan untuk pembangunan BPU di jaman Hukum Tua Modi Onibala menyisahkan cerita buruk.

Pencarian dana untuk pembangunan desa atau kampung kerap menjadi alternatif masyarakat untuk membantu pemerintah desa dalam pembangunan. Namun terkadang hasil pengumpulan dana lewat kantin desa tersebut sering disalahgunakan oleh oknum oknum tertentu, seperti halnya yang terjadi di desa ranaanan baru 1 di jaman Hukum Tua Modi Onibala, salah satu warga desa ketika di hubungi awak media kami mengatakan bahwa sewaktu hukum tua di jabat oleh Modi Onibala, pernah dilaksanakan kantin desa untuk pengumpulan dana yang seingat saya itu untuk membangun BPU di desa ranaan, namun uang hasil pengumpulan dana di kantin desa tersebut ternyata tidak ada pertanggjangjawabanya sama sekali pada kami selaku masyarakat, hal ini sudah lama kami simpan dalam hati, tapi kali ini kami akan siap membuka hal hal yang tidak beres terjadi di kampung kami tercinta desa raanan baru 1. “Tegas aten “

Aten juga menambahkan dirinya mencurigai bahwa dana hasil pengumpulan kantin desa tersebut hanya di gunakan oleh oknum tertentu untuk kepentingan pribadinya, ” itu doi kantin desa itu nyanda pernah di sampaikan penggunaanya untuk apa, padahal sesuai kesepakatan itu untuk membantuu pembangunan BPU di desa ranaanan baru 1 tetapi pada kenyataanya hanya di makan oleh oknum oknum yang tak bertanggungjawab.

Untuk itu saya selaku masyarakat mendesak pihak pemkab minsel dslam hal ini BPMD melakukan pemeriksaan semua pertanggungjawaban keuangan hukum tua lama sebelum diganti oleh hukumtua akay ini. Terang Sumber

Baca juga:   Pusat Kota Amurang Masih Amburadul?

Kalau hal ini terus di biarkan maka ini akan menjadi celah buruk untuk desa kami, sekali lagi saya selaku warga raanaan baru 1 mendesak agar kasus ini di proses sebab selaku masyarakat saya merasa kesal dengan cara cara yang tidak tenasparan seperti ini. ” dia dulu memang dulunya termasuk Orang dekatnya bupati RML dan wakil Ventje Tuela jadi mungkin menganggap bahwa dia punya kekuatan yang dia anggap bisa membackupnya. Tapi sekarang kan sudah lain jaman sudah berganti. Tambah sumber yang merupakan warga asli raanan baru satu.

tak hanya itu diduga juga ada beberapa sumbangan seperti seng yang seharusnya untuk keperluan desa di pergunakan untuk kepentingan pribadinya, ini kan tidak masuk diakal, olehnya itu sebagai masyarakat memihin agar masalah ini harus diproses sesuai prosedur yang berlaku agar menjadi bahan pembelajaran bagi siapapun yang menjadi kepala kampung atau hukumtua.

Hingga berita ini di publish Pihak mantan hukum tua raanan baru satu tidak dapat tersambung ketika akan di konfirmasi oleh awak media kami. (redaksi)

About admin conect to Presiden Jokowi, Panglima TNI, Kapolri, Kajagung, KPK, BNN, Cyber Pungli 3079 Articles
LIDIK.NET adalah media online yang tegas dalam mengungkap skandal korupsi di negeri ini