Belum Bayar Sewa Lahan, Akses Jalan PT. MSM Diblokir Pemilik Lahan

Belum Bayar Sewa Lahan,  Akses Jalan PT. MSM Diblokir Pemilik Lahan
Spread the love

Manado, LIDIK.NET – Perjanjian sewa lahan antara PT. MSM dengan pihak keluarga pemilik lahan di desa kokole I, kecamatan likupang Selatan kabupaten Minahasa Utara yang menjadi akses jalan perusahaan PT. MSM menuai masalah.

Pasalnya, diduga perjanjian sewa menyewa lahan itu di lakukan oleh pihak PT. MSM dengan orang yang bukan memiliki hak.

Sesuai informasi dari Ibu Lelie Waworuntu, selaku pemilik lahan yang berhak atas tanah tersebut, ada oknum yang bertindak atas nama perusahaan PT. MSM telah bersekongkol dengan anak tiri saya yang mereka itu sama sekali tidak ada hak atas tanah yang di sewakan.

” saya selaku istri dari Reiner fredrik Kodoaty (almarhum) yang paling berhak untuk menerima uang sewa dari pihak perusahaan PT. MSM bukan si daniel (anak tiri ) tukas lelie.

Sebelumnya kan pihak perusahaan pada saat menyewa lahan kami untuk akses jalan, kan berurusan dengan saya, kenapa sekarang menikung melalui anak tiri saya, ini kan sudah tidak beres. Saya selaku pemilik lahan tersebut akan keberatan dan tidak akan mengijinkan pihak perusahaan PT. MSM melintas di lahan saya dalam melakukan aktifitasnya. ” saya dan keluarga saya sudah menutup / memblokir akses jalan itu. Pungkas lelie.

Saya akan buka blokir jalan itu, ketika pihak perusahaan PT. MSM datang dan duduk bersama saya untuk negosiasi sewa menyewa lahan tersebut dengan saya, kalau tidak saya tidak akan membuka akses jalan tersebut apapun yang akan terjadi. Ini hak saya. Pungkas Lelie lagi.

Untuk diketahui bahwa tanah yang berada di desa kokole I, kecamatan Likupang Selatan Kabupaten Minahasa Utara tersebut di beli pada tahun 1993 setelah Agustina Lelie Waworuntu menikah dengan Alm Rainer Fredrik Kodoati pada tahun 1988.

Baca juga:   Baca SMS Saat ML, Nina Langsung Dibunuh Pacarnya

Ada hak apa anak anak tiri tersebut sehingga melakukan transaksi sewa menyewa dengan pihak perusahaan PT. MSM? Jika transaksi sewa menyewa lahan tersebut dilakukan secara sepihak tanpa melibatkan saya maka ini adalah perbuatan melanggar hukum dan tentunya akan diselesaikan dengan hukum juga. Tukas sumber yang diberikan kuasa oleh ibu lelie.

Terpisah, mantan hukum tua desa kokole, Jouke Kodoaty ketika di konfirmasi menjelaskan bahwa semasa ia menjabat sebagai keoala desa ia pernah menyaksikan transaksi sewa menyewa lahan tersebut antara pihak perusahaan PT. MSM dengan Ibu Agustina Waworuntu alias Lelie. ” seingat dan sepengetahuan saya bahwa yang berhak atas tanah tersebut adalah ibu lelie, sebab dia istri dari almarhum Reiner Kodoaty yang juga adalah saudara saya. ” saya sangat paham itu sebab saya dulu yang menyaksikan transaksi sewa menyewa lahan itu saat saya menjabat kepala desa. ” Tegas Jouke.

Disisi lain pihak keluarga Agustina Waworuntu juga angkat bicara, Stenly Waworuntu menjelaskan jika pihak perusahaan tidak membayar hak dari ibu lelie maka kami selaku keluarga siap dengan segala resiko yang akan terjadi. Intinya kami minta perusahaan harus bertanggungjawab, jangan kong kalingkong dengan orang orang yang sebenanrnya tidak berhak atas tanah itu. Intinya kami minta perusahaan PT. MSM membayar sewa lahan itu ke Saudara kami Ibu AGUSTINA WAWORUNTU sebagai orang yang paling berhak atas lahan tersebut. Imbuhnya.

Hingga berita ini di publish pihak perusahaan PT. MSM belum memberikan konfirmasi meskipun sudah dihubungi melalui chat watshap ke salah satu karyawan bagian adminnya.  (red)

admin conect to Presiden Jokowi, Panglima TNI, Kapolri, Kajagung, KPK, BNN, Cyber Pungli

LIDIK.NET adalah media online yang tegas dalam mengungkap skandal korupsi di negeri ini