Diduga Di Backup Aparat, Aliansi Masyarakat Ratatotok Hentikan Tambang Ilegal Pakai Eksavator

Diduga Di Backup Aparat, Aliansi Masyarakat Ratatotok Hentikan Tambang Ilegal Pakai Eksavator
Spread the love

Ratatotok – LIDIK.NET – Kegiatan pertambangan ilegal yang terjadi di wilayah ratatotok yang sanagt meresahkan masyarakat dimana oknum oknum pengusaha itu sering memanfaatkan petugas kepolsian untuk mengusir dan mengintimidasi rakyat akhirnya di hentikan oleh masyarakat.

Aliansi Masyarakat Lingkar Tambang Ratatotok bersama beberapa LSM dan Media naik dan menghentikan pengerjaan alat berat di lokasi Ex PT Newmont yang jadi tambang ilegal.

setibanya di lokasi tersebut salah satu warga mengungkaokan bahwa kegiatan mereka ini sudah sangat keterlaluan dimana areal penghijauan x newmon minahasa raya yang sudah selesai ijinya di babat habis menggunakan eksavator . ” Pohon jati dll habis dibabat oleh mereka, ini kan Area penghijauan Newmont bukanya di jaga, malah sudah dirusak. ” kata warga. ”

Ditambahkanya lagi beberapa minggu yang lalu masyarakat yang melakukan  Penambang manual di usir petugas yang katanya dari polda. kami curiga dan menduga oknum polisi tersebut  atas suruhan bos PETI yang menggunakan eksavator itu. pungakas warga.

Kamis sebagai rakyat kecil sangat kecewa dengan pemerintah dan aparat yang ada karena selalu membela para pengusaha tambang yang memiliki banyak modal.  sementara kami banting tulang mau menghidupi keluarga kami sering di usir dengan alasan itu tanah negara.

justru karena itu tanah negara sehingga kami berani masuk sebab kami adalah warga negara yang ingin hidup dengan usaha kerja keras kami. ” jika itu tanah negara kenapa ketika pemilik modal yang menggunakan alat berat eksavator di perbolehkan sementara kami rakyat di usir ? ini tidak adil oleh karena itu kmai rakyat kaan bersatu melawan agar  hak masyarakat Ratatotok dari Puluhan tahun lalu yg so menambang secara manual dapat di kembalikan kepada kami.

Baca juga:   Atasi Tembaga pura dari serangan KKB, Polri Kerahkan 2000 Personil

sementara itu Celin Kandow salah satu penambang rakyat yang bekerja secara manual meminta kepada bapak kapolda sulut yang baru Irjen Pol Royke Lumowa dapat memproses anggota polda bernama Hendra yang datang membentak bentak masyarakat penambang demi kepentingan investor. ” kita berharap kapolda baru pak lumowa memproses tu polisi da datang ba bentak bentak deng kase brenti pa torang da kerja, talalu sombong tu polisi itu, mentang mentang dia pe bos yang gaji dia mo bekeng bekeng tako torang rakyat kecil ” terang celin.

tak hanya itu celin juga meminta ganti rugi kepada pihak investor dimana akibat penggusuran pakai eksavator lubang tambangnya rusak dan tidak bisa lagi di operasionalkan. kami masyarakat penambang cinta damai tapi ketika kami di intimidasi kami akan bangkit melawan meskipun nyawa kami menjadi taruhanya. tegas kandow. ( red )

 

admin conect to Presiden Jokowi, Panglima TNI, Kapolri, Kajagung, KPK, BNN, Cyber Pungli

LIDIK.NET adalah media online yang tegas dalam mengungkap skandal korupsi di negeri ini