Diduga Korupsi Dana Desa Opla Kampung Biru Menghilang Entah Kemana

Diduga Korupsi Dana Desa Opla Kampung Biru Menghilang Entah Kemana
Spread the love

Tahuna – LIDIK.NET – Berbagai spekulasi tentang keberadaan Ikram Makadolang, Kapitalaung kampung Biru yang tak jelas keberadaannya dan mengakibatkan terbengkalainya pekerjaan beliau sebagai kapitalaung akhirnya terungkap.

Berdasarkan keterangan dari sahabat beliau yang juga mantan kapitalaung di kecamatan tabukan utara, didapatkan info bahwa ikram sedang berada di luar daerah karena urusan keluarga.

Saat dikonfirmasi pada Ikram Via Whatsapp, Ikram tidak menampik bahwa dirinya sedang berada diluar daerah. Dirinya juga mengakui bahwa ia tidak memberitahukan atau ijin ke sekdes kampung biru, karena urusan yang mendadak beliau tidak sempat memberikan mandat atau surat tugas kepada sekdes sebagai plh (pelaksana harian) saat dirinya di luar daerah.

Berkaitan dengan hal tersebut Ikram menyampaikan permohonan maafnya kepada aparat kampung dan masyarakat kampung biru.

Dirinya berjanji dalam waktu dekat (akhir januari) setelah urusannya selesai akan segera kembali ke kampung biru.

Mengenai kegiatan di kampung biru yang belum terlaksana termasuk penyerahan bantuan ke kelompok tukang dan pertanian akan diserahkan setelah ia kembali ke kampung biru, dan akan mengklarifikasi lagi ke masyarakat terkait proyek jamban 29 unit pada 2018 lalu yang dipertanyakan warga.

Menurut beliau semua sudah selesai, bahan material yang dipinjam ke warga pun sudah di ganti, tapi terjadi miskomunikasi antara warga dan pemerintah sehingga terjadi kesalah pahaman.

“Bahan sudah diantar oleh pihak suplier di satu tempat di wilayah kampung biru. Jadi warga diminta untuk datang mengambilnya. Tapi rupanya ada yang sudah lebih mengambil makanya yang mengambil material terakhir tidak kebagian” ungkap ikram lewat via Whatsapp.

Tentang keberadaannya sekarang yang katanya berada di tambang jayapura, ikram pun membantahnya, sebab menurut keterangannya sekarang ia berada di bitung, dan kalau 2014 yang lalu saya ke kendari itu status saya bukan kepala desa, berbanding terbalik dengan pernyataan sekdes yang mengatakan saat itu beliau adalah pejabat kapitalaung, tukas ikram.

Baca juga:   Hadir Dalam Sidang Korupsi Ulfa Paputungan Akui Pencairan Dana Audens Karena Tanda Tanganya

“Saya harap masyarakat Biru dapat memakluminya, saya juga menyampaikan permohonan maaf saya sedang berada di bitung. Saya akan kembali dalam waktu dekat ini untuk melakukan penyerahan bantuan kepada kelompok pertukangan dan tani, serta tugas tugas pokok yg lain sebagai kapitalaung kampung biru,”tandasnya.

admin conect to Presiden Jokowi, Panglima TNI, Kapolri, Kajagung, KPK, BNN, Cyber Pungli

LIDIK.NET adalah media online yang tegas dalam mengungkap skandal korupsi di negeri ini