Ini cara Nagih Hutang Melalui Medsos Agar Tak Terjerat UU ITE

Ini cara Nagih Hutang Melalui Medsos Agar Tak Terjerat UU ITE
Spread the love

MANADO – LIDIK.NET – Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau yang lebih umum dikenal dengan istilah UU ITE ternyata masih banyak dianggap sepele oleh banyak orang. Salah satu kasus yang sering terjadi yaitu mengenai masalah pencemaran nama baik melalui sosial media.

Dalam UU ITE terdapat Pasal 27 ayat 3 dimana menyebutkan melarang setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.

UU ITE Pasal 27 ayat 3 tidak akan berlaku jika korban tidak melaporkannya / tidak merasa dirugikan, namun sebaliknya jika korban merasa telah dicemarkan / dirugikan namanya, maka UU ITE Pasal 27 ayat 3 akan menjeratmu.

Nah disini kaka enda akan memberikan cara bagaimana anda menagih hutang kepada seseorang melalui medsos ketika sudah berulang ulang kali di datangin ga mau bayar.

1. Pada saat anda memberikan pinjaman uang kepada orang lain anda wajib membuat surat perjanjian dengan di lengkapi materai.
2. Dalam surat perjanjian wajib mencantumkan batas waktu pengembalian tanpa ada bunga.

3. Jangan lupa mencantumkan Kalimat, Apabila peminjam tidak dapat mengembalikan uang tersebut maka sebagai pemberi pinjaman akan melakukan upaya upaya lain seperti memosting surat perjanjian tersebut ke media sosial, atau pemberi pinjaman diperkenankan menagih melalui media sosial ketika yang bersangkutan susah untuk di hubungi sebelum di proses hukum oleh pihak kepolisian.

4. Surat perjanjian tersebut di tanda tangani kedua belah pihak lengkap dengan materainya dan agar lebih kuat lagi di dokumentasi baik foto maupun video.

Dengan demikian anda tidak akan terjerat undang undang ITE ketika menagih hutang kepada seseorang melalui media sosial. ( delik aduan)

Baca juga:   Jelang Pemberlakuan OPD,Di Pastikan Ada Pejabat Non Job

Contoh surat perjanjian

Yang bertanda tangan di bawah ini
Pihak I
Nama :  Ko aswar
Umur  : 31 tahun
Pekerjaan : Sabung ayam
Alamat  :  karombasan
Selanjutnya di sebut pihak ke II
Nama  : Bojon kunang
Umur :   42 tahun
Alamat :  malendeng perkamil
Pekerjaan : Ojek online

Melalui surat perjanjian ini telah di sepakati kedua belah pihak antara lain :

1. Pihak Ke II memberikan pinjaman uang sebesar 5.000 000 ( lima juta rupiah kepada pihak I ( ko aswar ) selama satu bulan sejak uang pinjaman di terima.

2. Pihak I ( ko aswar ) berjanji akan mengembalikan uang pinjaman dari pihak ke II sesuai waktu yang di tentukan dan di sepakati.

3. Apabila Pihak I ( ko aswar )  tidak menepati janjinya untuk mengembalikan uang pinjaman ke pihak ke II  sesuai waktu yang di tentukan maka pihak ke II di perkenankan untuk melakukan upaya lain seperti memposting surat perjanjian ini di media sosial

4 Jika upaya penagihan oleh pihak ke II terhadap pihak I ( ko aswar ) sudah semakin sulit, maka pihak ke II selaku pemberi pinjaman berhak dan dimungkinkan menagih uang pinjaman tersebut melalui media sosial facebook, instagram dll.

Demikiankah surat perjanjian ini di buat atas kesadaran bersama tanpa adanya paksaan dan intervensi dari pihak manapun.

                                Manado,…..
Pihak I                     Pihak ke II

Ko aswar.                Bojon kunang

SEMOGA BERMANFAAT

CUMA IKLAN

admin conect to Presiden Jokowi, Panglima TNI, Kapolri, Kajagung, KPK, BNN, Cyber Pungli

LIDIK.NET adalah media online yang tegas dalam mengungkap skandal korupsi di negeri ini