JAKSA: TERSANGKA KORUPSI DI PLN RAYON BUNTA AKAN SEGERA DITETAPKAN

JAKSA: TERSANGKA KORUPSI DI PLN RAYON BUNTA AKAN SEGERA DITETAPKAN
Spread the love

image

Foto istimewa.

Lidik – Luwuk, Dugaan korupsi mencapai Rp 900 juta sedang diusut Kejaksaan Negeri Banggai, yang diduga melibatkan sejumlah karyawan PT PLN Rayon Kecamatan Bunta Area Luwuk, Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah.

Penyidik telah memiliki nama calon tersangka. Tapi di lain pihak seiring terungkapnya kasus ini, terkesan ada gerakan tutup mulut oknum pejabat di PT PLN Wilayah Suluttengo-Manado.

Kepala Kejaksaan Negeri Luwuk, M Syarifuddin, pada waktu itu, kepada Rakyat menjelaskan bahwa tindak pidana korupsi dilakukan tahun 2013 dan diduga melibatkan sejumlah karyawan PT PLN Rayon Bunta Area Luwuk.

Korupsi bernilai Rp 900 juta lebih, dengan perbuatan melawan hukum mengutip biaya penyambungan listrik kepada setiap warga dengan biaya Rp 2 juta hingga Rp 3 juta.

Padahal biaya penyambungan resmi ditetapkan PT PLN Rp 700 ribu. Bukan hanya itu, tetapi juga melakukan penyambungan aliran listrik secara ilegal (by pass) tanpa gunakan meteran pembatas. Biaya beban tidak masuk ke kas negara.

“Kasusnya kami lidik atas laporan warga setempat yang merasa dirugikan. Dalam waktu dekat akan kami tetapkan tersangkanya,” kata M Syarifudin lewat pesan singkat kepada Rakyat Merdeka Online, Senin (12/5).

Sayangnya, General Manager (GM) PT PLN Wilayah Suluttenggo di Manado, Januwarto,pada saat menjadi GM waktu itu, tidak mau menjawab pertanyaan sejauh mana tindakan terhadap karyawan PT PLN Rayon Bunta maupun Manajer PT PLN Area Luwuk.

Upaya konfirmasi yang terus dilakukan tidak menemui jawaban. Seolah ada gerakan tutup mulut. [ald]

Baca juga:   Kejati Limpahkan Berkas Korupsi Pemecah Ombak Akhir Januari

admin conect to Presiden Jokowi, Panglima TNI, Kapolri, Kajagung, KPK, BNN, Cyber Pungli

LIDIK.NET adalah media online yang tegas dalam mengungkap skandal korupsi di negeri ini