Kapolda : Pengelolaan Emas Gunakan Sianida yang Legal Agar Tidak Melanggar Hukum

Kapolda : Pengelolaan Emas Gunakan Sianida yang Legal Agar Tidak Melanggar Hukum
Spread the love

Bolmong – LIDIK.NET – Kebiasaan masyarakat penambang menggunakan merkuri sudah dilarang karena memiliki dampak yang sangat berbahaya bagi manusia. pemerintah menganjurkan pengolahan emas di masrakat penambang menggunakan cianida (cn) karena selain tidak membahayakan kelangsungan hidup manusia juga ramah linghmkungan.

Direktur Pusat Teknologi Pengembangan Sumberdaya Mineral BPPT, Dadan M Nurjaman mengatakan, bahan baku merkuri akan digantikan sianida dengan faktor utama ramah lingkungan.

“Melalui proses penyaringan, sianida yang tersisa dari hasil pengolahan emas sudah terolah. Hasilnya, limbah tidak seberbahaya dibanding dengan saat memakai merkuri,” katanya.

Sianida mampu mengekstraksi emas sampai 91 persen, merkuri hanya 40 persen.

“Jadi, kalau dihitung, penambang akan lebih untung, karena output lebih maksimal, ujarnya.

Pasca gencarnya penertiban peti oleh Kapolda Sulut Irjen Pol Royke Lumowa tak bisa di pungkiri terjadi kelangkaan cianida.

“Torang skarang so susah mo ba olah emas karena sianida so langkah,” kata Ebi salah satu penambang di Bolaang Mongondow.

Ia pun berharap pemerintah dan aparat dapat membantu mereka (penambang ) untuk memudahkan mendapatkan Sianida karena Sianida di yakini dapat mengekatrain emas yang lebih baik dari mercuri atau air perak.

Sementara itu disela-sela inspeksi kapolda sulut Irjen Pol Royke Lumowa di Lokasi Peti Potolo Desa Tanoyan Selatan Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolaang Mongondow di dampingi Bupati Bolaang Mongondow Yasti S Mokoagow, di depan masyarakat Kapolda menegaskan untuk stop melakukan ilegal meaning menggunakan ekskavator, dan bagi penambang tradisional akan di lakukan sosialisasi untuk taat aturan, juga Kapolda mengingatkan untuk masyarakat penambang tradisional tidak lagi menggunakan mercuri, harus menggunakan Sianida sebab Sianida merupakan zat kimia yang ramah lingkungan.

“Saya ingatkan bahwa untuk pengolahan emas jangan menggunakan mercuri, gunakan sianida dan belinya juga harus kepada yang memiliki izin, dan legal bukan yang ilegal,” ujar Kapolda, Selasa (17/3/2020). (red)

Baca juga:   RATUSAN WARGA DESA PUTUNGAN KECEWA PADA POLRES MINUT "Matipun kami siap" Jangan masuk

admin conect to Presiden Jokowi, Panglima TNI, Kapolri, Kajagung, KPK, BNN, Cyber Pungli

LIDIK.NET adalah media online yang tegas dalam mengungkap skandal korupsi di negeri ini