Koperasi Hantama BAIS TNI & Modiow Potolo LAKUKAN KERJA SAMA ILEGAL DI POTOLO DESA TANOYAN

Koperasi Hantama BAIS TNI  & Modiow Potolo  LAKUKAN KERJA SAMA ILEGAL DI POTOLO DESA TANOYAN
Spread the love

Kotamobagu – LIDIK.NET – Keberadaan koperasi Hantama Bais milik TNI di desa Tanoyan selatan menuai kritikan dna tanda tanya besar masyarakat.

akhir kahir ini desa tanoyan lagi ramai dan meruncing pembicaraan terkait adanya kerja sama antara koperasi hantama Bais milik TNI yang beekrja sama dengan koperasi Modiow Potolo Bolaang mongondow (MPBM ) seperti yang diungakpakan oleh salah satu tokoh pemuda tanoyan bahwa keberadaan koperasi Modio potolo yang bekerja sama dengan koperasi Hantama Bais milik TNI itu adalah ilegal. ” kerja sama kedua koperasi jadi jadian itu tentunya tidak memiliki dasar hukum yang kuat karena ijin mereka untuk bekerja di bidang pertambangan tidak ada. saya sudah konfirmasi ke instansi terkait bahwa koperasi mereka belum mengantongi ijin resmi dari pemerintah dan hingga saat ini kedua koperasi itu tidak mampu mensosialisasikan legalits koperasi mereka kepada masyarakat. itilulah sebabnya saya katakan bahwa kerja sama koperasi modiow potolo dan koperasi Hantama Bais TNI itu adalah koperasi jadi jadian alias bodong. tukas NG pemuda tanoyan

perlu diketahui juga oleh publik bahwa kegiatan penambangan emas tanpa ijin di lokasi perkebunan masyarakat yakni lokasi potolo tersebut rentan menimbulkan konflik sosial karena ada permasalahan krusial terkait status tanah kebun yang sampai saat ini tidak jelas kepemilikannya. sementara pihak koperasi mengklaim bahwa mereka memeiliki lahan yang akan di olah sebesar 200 ha anehnya lahan sebesar itu tidak pernah di jelaskan kepada masyarakat lahannya sebelah mana dan milik siapa.

jika hal ini terus di biarkan maka saya menduga akan ada konflik sosial besar yang akan terjadi di desa tanoyan. untuk itu saya sebagai pemuda tanoyan meminta kepada pemerintah provinsi sulut, dan aparat yang terkait untuk mengecek secara cermat keberadaan koperasi modiow potolo dan koperasi hantama Bais TNI ini agar tidak menjadi polemik di masyarakat.

Baca juga:   Ketua Komisi III Bamsoet Ngotot Densus Tipikor Dibentuk. Ini Alasanya

saya tegaskan bahwa koperasi jadi jadian ini tidak untuk mensejahtrakan masyarakat desa tanoyan tapi diduga kuat hanya untuk memperkaya oknum pemerintah desa dan para pemodal. tambahnya.

Hal yang disesalkan juga adalah adanya keterlibatan sejumlah oknum anggota BAIS yang hampir setiap hari datang di desa tanoyan bahkan ke lokasi potolo untuk melakukan pengawasan kegiatan pertambangan, bukankah mereka abdi negara ? dan mengapa justru mereka yang bermain bisnis tambang ilegal. hal ini tidak bisa di biarkan harusnya para oknum oknum anggota BAIS itu memikirkan ancaman terhadap negara yang bertujuan merusak tatanan bhineka tunggal ika dan merongrong pancasila serta mengantisipasi ancaman dari negara asing bukan malah sibuk melakukan bisnis tambang ilegal. saya simpulkan bahwa Keberadaan oknum anggota BAIS TNI melakukan kerja sama kegiatan tambang emas ilegal di potolo adalah para abdi negara yang berjiwa penghianat karena mereka sudah tidak menjalanan tugas pokonya malah sibuk berbisnis dan membackup kegiatan ilegal di potolo desa tanoyan selatan.  imbuh NG mengakhiri. (red)

 

admin conect to Presiden Jokowi, Panglima TNI, Kapolri, Kajagung, KPK, BNN, Cyber Pungli

LIDIK.NET adalah media online yang tegas dalam mengungkap skandal korupsi di negeri ini