Mantan Hukum Tua Pineleng Dilepas Tipiter, Kabid Propam Jangan Seperti Macan Ompong

Mantan Hukum Tua Pineleng Dilepas Tipiter, Kabid Propam Jangan Seperti Macan Ompong
Spread the love

LIDIK.NET – MANADO – Tebang pilih dalam proses penanganan kasus solar ilegal patut diduga dilakukan oleh Polda Sulut.

Dugaan tersebut terkuak ketika oknum mantan Kumtua di Kecamatan Pineleng berinisial BM, yang ditangkap, bulan Desember 2019 lalu, saat ini telah hilang dari Polda Sulut. Bukan hanya pelaku barang bukti berupa solar ilegal yang ditahan di Polda Sulut turut lenyap.

BM sendiri diketahui ditangkap oleh anggota Subdit Tipiter Ditkrimsus Polda Sulut, saat membawa solar ilegal.

Polisi juga mengamankan barang bukti solar ilegal kurang lebih 2.000, yang dimuat di mobil truck warna kuning.

Diketahui, lelaki BM bersama barang bukti solar ilegal dan mobil truck yang digunakan untuk menampung, dibawa ke Polda Sulut.

Sayangnya, saat ini, pantauan wartawan media ini, Rabu (22/1/2020) tadi, lelaki BM bersama barang bukti solar ilegal dan mobil truck, sudah tidak berada di Polda Sulut.

Diketahui, pembelian Solar Bersubsidi dan ditampung serta dijual kembali, dikenakan Pasal 53 huruf a, b, c dan d juncto Pasal 23 atau Pasal 55 UU RI No 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya belum menuju ke situ.

“Kita fokus menangani kasus yang baru ini, nanti untuk perkembangan-perkembangan kasus BBM lain, akan kita tangani,” ujarnya.

Sementara itu, Kasubdit Tipiter Krimsus Polda Sulut Kompol Feri Sitorus, ketika ditanyai mengenai kasus penngkapan mantan hukum tua di kecamatan Pineleng itu, mengatakan, bahwa saat penangkapan, belum dirinya yang menjabat sebagai Kasubdit.

“Saya tidak tau mengenai kasus itu, waktu penangkapan itu, belum saya yang menjabat Kasubdit Tipiter,” ujarnya, pada para awak media yang coba mengkonfirmasi.

Baca juga:   Diduga Judi Togel Marak di Mitra, Polda Jangan Diam

Terkait penngkapan mantan hukum tua pineleng tersebut seharusnya menjadi perhatian bidang profesi dan pengamanan polda sulut, Kabid Propam harus melakukan penyelidikan sehingga ketahuan apa alasan dari di lepasnya mantan hukum tua pineleng yang di tangkap krimsus itu, Demi mewujudkan profesionalisme dalam penanganan perkara bidang propam harus benar benar jeli dan cermat melihat dan mengawasi setiap tindakan kepolisian oleh direktorat lain seperti krimsus ini, etika kelembagaan harus dijaga sehingga benar benar propam menjalankan tugasnya sebab jika tidak akan berbahaya terjadinya penggunaan abuse of power oleh oknum oknum di lapangan.

Sudah bukan rahasia lagi dugaan permainan para oknum oknum di lapangan sering melakukan transaksi, lobi lobi, serta main mata dalam hal mereka melakukan penindakan. Istilah KUHP kasi uang habis perkara seakan mewarnai setiap bayang bayang langkah imajinasi mereka sehingga integritaspun lukuh hancur tak bertepi.

Propam sebagai benteng pertahanan terkahir menjaga marwah institusi harus bergigih dan harus mampu melakukan pengawasan sesuai dengan tupoksinya jangan seperti macan ompong. (red)

admin conect to Presiden Jokowi, Panglima TNI, Kapolri, Kajagung, KPK, BNN, Cyber Pungli

LIDIK.NET adalah media online yang tegas dalam mengungkap skandal korupsi di negeri ini