Pemerintah Akan Pecat Oknun Pejabat yang terkena kasus korupsi

Pemerintah Akan Pecat Oknun Pejabat yang terkena kasus korupsi
Spread the love

LIDIK – Jakarta – Pemerintah memastikan tidak akan melindungi bahkan memberi bantuan terhadap oknum pejabat yang terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Bahkan, Sekretaris Kabinet (Seskab), Pramono Anung, menegaskan pemerintah akan langsung mengambil tindakan tegas terhadap pejabat yang tertangkap tangan karena dugaan korupsi itu.

“Siapa saja yang terkena OTT, maka pemerintah tidak akan memberikan perlindungan kepada yang bersangkutan, dan segera yang bersangkutan akan diambil tindakan dibebastugaskan, dipecat dari jabatannya,” ujarnya seperti dikutip dari Setkab.go.id, Minggu (27/8/2017).

Pernyataan tersebut ia ungkapkan berkenaan dengan kasus yang menjerat Dirjen Hubla Kemenhub, Antonius Tonny Budiono yang diamankan tim satgas antirasuah pada Kamis (24/8/2017) lalu.

Saat itu, Antonius diciduk tim di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat sekitar pukul 21.00 WIB. Diduga, ia sedang melakukan transaksi suap dari pihak swasta untuk memuluskan suatu izin moda transportasi. KPK pun menyita uang lebih dari Rp 20 miliar dalam berbagai macam pecahan mata uang asing.

Kendati demikian, Pramono mengatakan, sikap pemerintah tersebut tak hanya berlaku untuk Antonius, tapi untuk semua pejabat yang terkena operasi senyap KPK.

“Ke depan, kalau ini terjadi lagi (OTT kepada pejabat) maka pemerintah akan segera membebaskan dari jabatannya, dan meminta yang bersangkutan bertanggung jawab terhadap apa yang dilakukannya,” pungkasnya.

Baca juga:   Aplikasi Android AREA Polres Minsel Diakui dan Di Apresiasi

admin conect to Presiden Jokowi, Panglima TNI, Kapolri, Kajagung, KPK, BNN, Cyber Pungli

LIDIK.NET adalah media online yang tegas dalam mengungkap skandal korupsi di negeri ini