Polri Kesulitan Tangkap Honggo KPK Kesulitan Tangkap Harun Masiku, Ada Apa ?

Polri Kesulitan Tangkap Honggo KPK Kesulitan Tangkap Harun Masiku, Ada Apa ?
Spread the love

Jakarta – LIDIK.NET – Sulitnya KPK dan Polri memburu jejak Harun Masiku dan Nurhadi jadi tanda tanya besar. Buntutnya Kinerja kedua lembaga ini dipertanyakan oleh masyarakat, tak sedikit yang menduga ada konspirasi tingkat tinggi di balik menghilangnya dua orang yang terlibat kasus suap di KPU dan MK ini.

Namun dibalik sulitnya mencari kedua nama diatas, tidak banyak orang yang tahu Polri juga punya buron kelas kakap Honggo Wandratno.

Jejak-jejak pelarian Honggo Wendratmo hingga kini terus diburu polisi. Tersangka kasus korupsi kondensat PT TPPI tidak ditemukan di Singapura dan dia kini diduga kabur ke negara lain.

Setelah berkas Honggo dilimpahkan ke PN Jakpus pada Januari 2020, Honggo tidak bisa dihadirkan ke pengadilan. Alhasil, Honggo diadili secara in absentia. Akibatnya DPR mencecar kinerja Polri atas buronnya Honggo.

“Dalam kesempatan ini, kami laporkan juga bahwa beberapa upaya untuk menghadirkan tersangka HW ini sudah kami lakukan karena kami juga menduga bahwa yang bersangkutan sampai saat ini bersembunyi di Singapora,” kata Listyo dalam rapat bersama Komisi III di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/2/2020).

“Menurut catatan imigrasi kami, Honggo Wendratno tidak ada di Singapura. Hal ini telah disampaikan kepada pihak berwenang Indonesia pada beberapa kesempatan sejak tahun 2017. Tidak ada catatan Honggo yang memegang permanen residen Singapura,” kata Kemlu Singapura sebagaimana dilansir di akun resmi Facebooknya.

Diketahui Kasus megakorupsi ini pertama kali diusut oleh Komjen Budi Waseso yang kala itu sebagai Kabareskrim pada 2015. Kala itu, Buwas rencananya menjemput Honggo di Singapura, tetapi urung karena Honggo dirawat di RS.

“Kan ada kemanusiaan ya. Masih dilindungi UU itu. Dia sekarang masih berobat dan sakit. Dalam kondisi sakit dan itu juga ada surat keterangan dokternya. Selama pemeriksaan juga dia didampingi oleh dokter untuk kesehatannya itu. Jadi itulah yang kita pertimbangkan untuk kemanusiaan,” kata Kabareskrim Komjen Budi Waseso pada 10 Agustus 2015.

“Kita kan harus menghormati itu. Masa, orang sakit kita paksa. Kalau ada apa-apa, siapa yang bertanggung jawab?” tambah Buwas.

Tiga tahun setelahnya, Polri tidak juga menangkap Honggo Wendratmo, padahal berkas akan diserahkan ke Kejaksaan Agung. Polisi tak ingin disebut kecolongan terkait hilangnya Honggo.

“Kita nggak kecolongan, kita tahu dia ada di Singapura informasinya,” kata Kadiv Humas Polri kala itu, Irjen Setyo Wasisto.

Terkait tidak adanya Honggo di Singapura, Setyo mengatakan polisi dapat mencari jejak perlintasan antarnegaranya ke Ditjen Imigrasi. Namun Setyo tak menutup kemungkinan Honggo bepergian antarnegara dengan paspor palsu sehingga sulit dilacak.

“Ya kita cek aja ke Imigrasi, dia gunain paspor nomor berapa. Kita track aja. Itu seluruh dunia bisa di-track. (Kemungkinan pakai paspor palsu?) Bisa, bisa. Djoko Tjandra (tersangka kasus BLBI) itu gunakan paspor lain,” tandas Setyo.

Dimanakah keberadaan Honggo? Akankah Honggo jadi seperti Edy Tanzil Koruptor tersangar di Indonesia yang telah merugikan negara senilai 1,2 triliiun yang sudah 23 tahun buron namun tak mampu di bekuk oleh Kepolisian Indonesia? Semoga Tidak!!!!

admin conect to Presiden Jokowi, Panglima TNI, Kapolri, Kajagung, KPK, BNN, Cyber Pungli

admin conect to Presiden Jokowi, Panglima TNI, Kapolri, Kajagung, KPK, BNN, Cyber Pungli

LIDIK.NET adalah media online yang tegas dalam mengungkap skandal korupsi di negeri ini